SERANG,RADARBANTE.CO.ID- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang banyak mendapatkan laporan dari masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan yang tinggal dekat dengan aliran Sungai Cikopo dan Ciwaka.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Air pada DPUPR Kabupaten Serang Nurlaela saat ditemui di ruang kerjanya.
Nurlaela mengaku mendapatkan aduan dari masyarakat mengenai kondisi dua sungai yang mengalami pendangkalan. Kondisi itu pun membuat aktifitas masyarakat yang mayoritas sebagai nelayan baik laut dan tambak terhambat.
“Karena ada keluhan dari masyarakat Kubangpuji, Kemayungan, Linduk yang kalau ga salah terlintasi sungai Ciwaka. Lalu juga sungai Cikopo,” katanya, Kamis 7 Maret 2024.
Ia mengaku, telah menindaklanjuti laporan yang masuk dengan meninjau langsung kondisi sungai yang ada di dua wilayah tersebut. Hasilnya, pihaknya mendapati memang terjadi pendangkalan.
“Kemarin kita survei sedang pasang jadi bisa lewat, tapi kalau pas surut tidak bisa lewat. Saat pasang aja waktu itu kedalamannya hanya satu meter, jadi nakoda waktu itu pilih-pilih jalan juga karena pas turun dari kapal hanya selutut doang orang berdiri,” jelasnya.
Ia pun mengaku telah mengirimkan proposal mengenai kondis sungai baik ke Pemerintah Provinsi Banten atau pihak balai. Hal itu lantaran domain untuk normalilasi sungai bukan berada di bidangnya.
“Kita juga pernah bersurat ke Dewan, sudah dibahas juga dengan balainya, lalu ke lapangan juga, tapi masih belum ada rencana aksi tindak lanjutnya,” jelasnya.
Ia mengatakan, kondisi itu dikeluhkan oleh masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. “Itu imbasnya ke tambak di wilayah Cikopo, Tenjoayu, nah makanya banyak juga yang mengeluh. Selain itu juga dikeluhkan nelayan,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku saat ini masih melakukan inventarisir terkait sungai-sungai yang kondisinya membutuhkan normalisasi sehingga nantinya akan dilaporkan secara menyeluruh ke balai.
“Rencananya Pak Kadis mau ngundang di pendopo ketua balai, didampingi Bupati, agar Bupati juga tahu bagaimana eksekusi penanganannya. Semoga dengan ada Bupati bisa diselesaikan dengan cepat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani











