SERANG, RADARANTEN.CO.ID – Ketua Komisi IV DPRD Banten, M Nizar, meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk mempersiapkan skema pengaturan arus mudik Idul Fitri 2024.
Ia mengatakan, persiapan arus mudik harus dilakukan sematang mungkin guna memberikan kenyamanan kepada warga Banten yang akan mudik ke kampung halaman.
Pelayanan sarana maupun infrastruktur juga harus ditingkatkan.
“Ini sudah masuk minggu kedua bulan puasa, artinya kita mau masuk pertengahan bulan puasa yang 14 hari lagi persiapan mudik Lebaran. Kami berharap Pemprov Banten bisa mempersiapkan terkait pengamanan mudik, demi kelancaran semua warga yang akan melakukan mudik terutama Banten dari luar daerah yang akan pulang ke Banten,” kata Nizar, Senin, 18 Maret 2024.
Nizar mengatakan, pelayanan transportasi dapat dilakukan melalui program layanan mudik gratis.
Katanya, program itu harus dapat membantu warga Banten yang tengah bekerja di luar daerah agar bisa mudik ke kampung halaman di Banten dengan nyaman.
Selama ini, kata Nizar, program itu banyak dialokasikan kepada warga luar Banten. Sedangkan, kedatangan untuk warga Banten dari luar masih terbilang sedikit.
“Kami ingin menyampaikan bahwa suara dari masyarakat Banten terkait persiapan mudik gratis yang disiapkan Pemprov Banten. Selama ini mudik gratis hanya dilakukan kepada warga luar Banten, artinya dari luar Banten disiapkan mudik gratis, misal warga Jawa yang akan mudik ke kampungnya difasilitasi Pemprov Banten,” ujarnya.
Seharusnya, kata Nizar, kouta kedatangan untuk warga Banten pulang dari luar daerah dapat diperbanyak lagi.
“Kita jangan lupa banyak warga kita bekerja di luar Banten, jangan sampai orang Banten tidak terfasilitasi Pemerintah sendiri terkait mudik, kita berharap hal ini bisa menjadi bahan masukan pada program mudik gratis nanti,” ungkapnya.
Selain itu, Pemprov Banten juga harus dapat memastikan bahwa infrastruktur jalan di Banten dalam kondisi yang mulus jelang Hari Raya Idul Fitri nanti.
“Kami berharap koordinasi DPUPR sehingga jalan-jalan itu kondisinya baik, karena beberapa tahun sebelumnya banyak sekali keluhan tentang jalan yang berlubang. Kita harap keluhan seperti itu tidak adalagi pada tahun ini,” pungkas politisi Gerindra ini.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov Banten membuka program mudik gratis dengan tujuan baik itu keluar maupun masuk ke Banten.
Kouta untuk mudik gratis keluar Banten sebanyak 900 kursi dengan tujuan daerah Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.
Sedangkan, kouta untuk kedatangan dari luar masuk ke Banten berjumlah 720 kursi dengan daerah asal DKI Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Barat. (*)
Editor: Agus Priwandono











