• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

PJU dan Infrastruktur Jalan ke Wisata Gunung Karang Pandeglang Dikeluhkan

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Minggu, 28 April 2024 10:28
in Pandeglang
PJU dan Infrastruktur Jalan ke Wisata Gunung Karang Pandeglang Dikeluhkan

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID– Pengelola tempat wisata di Kawasan Gunung Karang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang mengeluhkan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang minim. Pasalnya, insfratruktur yang kurang mendukung membuat pengunjung ragu untuk datang ke tempat wisata.

Tempat wisata yang berada ini di Desa Pasir Peuteuy, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, ini terbagi menjadi 5 obyek wisata dan Cafe, yakni Imah Kopi, Villa Hijau, Lembur Kula, Kampung Korea, dan Villa Biru.

RelatedPosts

Diskan Imbau Warga Pandeglang memiliki usaha pengolahan ikan untuk membuat SKP

Dongkrak Daya Saing UMKM, Kadis Perikanan Pandeglang Ajak Pelaku Usaha Urus Sertifikat Kelayakan Pengolahan

Minggu, 11 Oktober 2026 17:03
TNI Bangun Jalan Beton sepanjang 18 kilometer di Kecamatan Cimanggu

Jalan Padali-Cegog Sepanjang 18 Kilometer Tuntas Dibangun, Anggota DPRD Pandeglang Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 11 Oktober 2026 15:26
Banten CorpU

Kepala LAN Ingatkan Banten CorpU Harus Berdampak pada Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 18:38
Banten CorpU

Banten CorpU Resmi Diluncurkan, Pemprov Banten Dorong ASN Lebih Inovatif dan Kolaboratif

Sabtu, 10 Oktober 2026 18:25

Salah satu pengelola wisata Lembur Kula di Kawasan Gunung Karang, Ade Kardiana mengatakan, untuk tempat wisata sudah siap menerima pengunjung. Tapi pihak wisata kesulitan menggaet pengunjung karena terkendala infrastruktur jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Banyak masukan dari pengunjung ya itu kekurangannya mengenai banyak infrastruktur jalan yang rusak dan PJU, selama 4 tahun saya di sini baru beberapa saja yang sudah diperbaiki jadi enggak total semuanya,” ungkapnya, Sabtu 27 April 2024.

Menurutnya, meskipun suasana obyek wisata ini sangat asri, namun masih diperlukan perjuangan untuk mencapai lokasinya karena akses infrastruktur jalan yang belum memadai menuju destinasi di kawasan Gunung Karang.

“Jadi akses jalan terutama buat mobil pendek itu susah untuk jalan, karena terpentok oleh bebatuan jalan yang rusak, 

Selain para wisatawan, mayoritas masyarakat setempat yang berprofesi sebagai petani sayuran juga harus melintasi infrastruktur jalan tersebut untuk membawa hasil tani mereka.

“Mulai jam 10 malam, penduduk di sini sudah mulai turun ke bawah membawa hasil bumi mereka. Mereka juga mengeluhkan hal yang sama, yakni lamanya waktu pengiriman barang karena jalan yang rusak,” ucapnya.

Ade Kardiana menyatakan sejak 2023, pemerintah daerah telah melakukan pengukuran terhadap akses infrastruktur jalan yang rusak ini. Namun, hingga saat ini, realisasi perbaikannya masih tertunda.

“Ya, sejak bulan Maret kemarin, sudah ada pengukuran dilakukan. Namun, pelaksanaannya belum terealisasi hingga sekarang,” ujarnya.

Ade menyampaikan kunjungan wisatawan ke wilayah kawasan Gunung Karang masih rendah. Oleh karena itu, perbaikan infrastruktur jalan sangat penting untuk mengembangkan industri pariwisata di Kabupaten Pandeglang.

“Kami berharap agar akses jalan yang rusak dapat diperbaiki sehingga wisatawan dapat mengunjungi tempat ini bahkan pada malam hari, dengan adanya penerangan jalan umum (PJU), dan mereka dapat pulang dengan nyaman,” tuturnya.

Pengunjung wisata Lembur Kula di kawasan Gunung Karang Pandeglang, Nuratika menilai wisata alam Gunung Karang ini sangat asri cuman, namun infrastruktur jalan rusak.

“Suasana wisatanya di sini asyik asri juga, hanya saja yang dikeluhkan kami sebagai pengunjung akses jalan yang rusak ditambah PJU-nya tidak ada,” katanya.

Menurutnya, di Kabupaten Pandeglang terdapat banyak destinasi wisata alam yang sangat indah. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus lebih memperhatikan kondisi infrastruktur jalan, terutama menuju kawasan Gunung Karang.

“Iya jalan saja yang bikin enggak enak gitu ya, harusnya pihak terkait bisa lebih peka lah seperti tempat-tempat begini, kalau untuk tempat sudah dipastikan enak nyaman untuk refreshing otak itu enak,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Ade Juliansyah, mengaku dalam rangka penanganan rehabilitasi jalan, semua jalan prioritas akan diprioritaskan sesuai dengan visi misi Bupati Pandeglang.

“Namun, karena terbatasnya anggaran APBD Pandeglang dan adanya program lain yang menjadi prioritas selain infrastruktur jalan, diharapkan ke depannya akses jalan menuju kawasan wisata dapat dibangun secara mantap sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Dia mengaku pihaknya telah mengajukan permohonan penanganan jalan tersebut ke Provinsi, dan Pusat. 

Tags: DPUPR PandeglangJalan gunung karangjalan rusakkabupaten pandeglangPemkab Pandeglangpenerangan jalan umumPJUWisata Gunung Karangwisata Lembur Kulawisatawan minim
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jelang Perhelatan Pilkada, ASN Berpolitik dapat Diberhentikan Tidak Hormat

Next Post

10 Partai Koalisi di Pandeglang Buka Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati 

Next Post
10 Partai Koalisi di Pandeglang Buka Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati 

10 Partai Koalisi di Pandeglang Buka Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati 

Mutasi Kapolri

Tak Hanya Wakapolda Banten, Kapolri Suyudi Juga Ganti Kapolres Serang dan Cilegon

Minggu, 11 Oktober 2026 17:08
Wakapolda Banten

Wakapolda Banten Diganti, Kapolri Tunjuk Brigjen Zain Dwi Nugroho

Minggu, 11 Oktober 2026 16:20
Modifikasi Cuaca Banten

Waduk Karian Terancam Kekeringan, BMKG Petakan Wilayah Prioritas Modifikasi Cuaca

Jumat, 9 Oktober 2026 16:23
edukasi kebencanaan Banten

DPR RI Dorong Edukasi Bencana Masuk Kurikulum Sekolah

Minggu, 11 Oktober 2026 14:04
untirta

Wisuda Untirta Jadi Awal Langkah Generasi Berdampak

Minggu, 11 Oktober 2026 16:14
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Penipu Modus Calo Tenaga Kerja di PT Lotte Chemical Ditangkap, Korban Rugi Ratusan Juta

Penipu Modus Calo Tenaga Kerja di PT Lotte Chemical Ditangkap, Korban Rugi Ratusan Juta

by Fahmi
Senin, 12 Oktober 2026 11:13
0

Pelaku penipuan modus tenaga kerja PT Lotte Chemical saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Serang. (Foto: Polres Serang)

SLCN dan SLG BMKG Perkuat Mitigasi Bencana di Banten

SLCN dan SLG BMKG Perkuat Mitigasi Bencana di Banten

by Nahrul Muhilmi
Senin, 12 Oktober 2026 10:51
0

Peserta Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) dan Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) di Kampus UPI Serang. (Foto: BMKG)

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.