SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Untuk memperkokoh semangat dan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat Indonesia, sekelompok pemuda seperti komunitas Kedai Pancasila, Gawekuta Institute, Youthlab, Selowfood, dan SultanTv meluncurkan album yang bertajuk Birama Album Pancasila.
Founder Gawekuta Institute Bahroji mengatakan, album itu tidak hanya sebagai proyek musik biasa, tetapi juga sebagai wujud nyata dari komitmen dalam membawa semangat kebangsaan melalui seni musik.
“Kami percaya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menginspirasi,” ujar Bahroji di studio Dekade Kafe, Royal, Kota Serang Banten. Senin 24 Juni 2024.
Dikatakannya, Birama Album Pancasila itu tidak hanya tersedia secara digital saja, tetapi juga akan melakukan roadshow ke sejumlah daerah seperti Jakarta, Tangerang, hingga Bandung.
“Kami ingin menyentuh hati masyarakat luas melalui lagu-lagu yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan kebhinnekaan dan nilai-nilai luhur bangsa,” katanya.
Dia berharap, Birama Album Pancasila bisa menjadi simbol kebangkitan semangat Pancasila di era modern. Bahkan, Album Pancasila itu juga disambut antusiasi oleh Musisi Digo Dz.
“Saya percaya musik adalah bahasa universal yang dapat menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang persatuan dan keberagaman kita sebagai bangsa,” ucap Digo Dz.
Sementara itu, pegiat musik Heru Kusuma Hadi mengaku, bahwa inisiatif seperti ini sangat dibutuhkan untuk mengingatkan generasi muda akan pentingnya Pancasila sebagai pilar utama negara.
“Musik dapat menjadi sarana edukasi yang kuat dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.
Di tempat yang sama, Wakapolresta Serang Kota AKBP Reza Chairul Akbar yang turut hadir di acara tersebut juga mengapresiasi peluncuran Birama Album Pancasila.
“Dengan diluncurkannya Birama Album Pancasila, saya harap dapat membangkitkan semangat Pancasila,” ucapnya.
Ia juga berharap Birama Album Pancasila dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam membumikan semangat Pancasila di kalangan masyarakat Indonesia. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











