SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kembali menjalin kerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta untuk mengangkat potensi wisata religi yang ada di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.
Dalam hal ini, Pemkab Serang menggandeng 30 mahasiswa UGM yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriyatna mengatakan, kolaborasi antara Pemkab Serang dengan UMG sudah memasuki tahun yang ke lima. Dimana pada tahun ini, pihaknya memberikan tema khusus kepada para mahasiswa yang melakukan pengabdian di Kecamatan Tanara.
“Di tahun ini, ada tema khusus untuk di Tanara ini, dalam rangka peningkatan kunjungan wisata religi Syekh Nawawi Al-Bantani,” katanya saat ditemui di Pendopo Bupati Serang, Senin 1 Juni 2024.
Nanang mengaku, selama lima tahun berjalannya kolaborasi antara UGM dan Pemkab Serang pihaknya merasa sangat amat terbantu. Terutama dalam hal peningkatan kualitas hidup masyarakat yang ada di Tanara.
“Ini banyak membantu kami bagaimana menyadarkan pentingnya peningkatan kualitas hidup dan keilmuan dari Syekh Nawawi Al-Bantani, untuk dihargai oleh kita dan diteruskan,” tegasnya.
Menurutnya, untuk membangun sebuah kelompok masyarakat, tidak bisa hanya sekedar dilakukan dengan pembangunan fisik saja, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan SDM.
“Kita kalau ingin membangun itu harus menyiapkan mental dan perilaku dulu, bukan bentuk bangunan saja. Tapi kita bagaimana mengkondisikan masyarakat supaya bisa lebih siap ketika nanti ada perkembangan kemajuan dan program-program pemerintah dalam bentuk apapun untuk memajukan perekonomian, dalam hal ini wisata religi,” tegasnya.
Lebih lanjut Nanang berharap dengan kolaborasi yang telah dilakukan dengan UGM akan mampu membentuk pemahaman masyarakat, sehingga dapat menjaga nama besar dari Syekh Nawawi Al-Bantani.
“Ini akan memberikan dampak yang luar biasa, kolaborasi kami di Pemda dengan UGM, insya allah ke depan wisata religi akan terwujud dengan baik,” pungkasnya.
Sementara itu, dosen pembimbing lapangan Sudaryanto mengatakan, pada tahun ke lima pelaksanaan KKN di Kecamatan Tanara akan melaksanakan program-program lanjutan agar wisata religi terealisasi.
“KKN ini sudah pada periode yang ke-5 ibaratnya kita sudah memanen, jadi kita mencoba merangkum semua kegiatan yang sudah dilakukan finalisasinya kita akan sambang tokoh pariwisata mulai dari masyarakat sampai pada unsur-unsur yang lain pentahelix atau dari pemerintah, kemudian dari CSR, dari Universitas dan juga dari Media,” tegasnya.
Pihaknya juga di tahun ini akan menindaklanjuti untuk menyiapkan homestay yang bisa ditempati ketika even tahunan dilaksanakan di Tanara. “Nanti ada program homestay di tanara terkait dengan biasanya puluhan ribu yang hadir dan akan membutuhkan juga penginapan. Jadi nanti satu program itu mana saja rumah masyarakat yang bisa digunakan untuk homestay,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan kembali menggelar festival budaya dalam bentuk perlombaan-perlombaan agar memotivasi masyarakat sekitar untuk membangun wilayahnya.
“Dari kegiatan ini kita akan ada festival budaya dalam bentuk lomba koreografi lagu selamat datang Serang yah itu kan nanti bisa menjadi ikon nya Kabupaten Serang,” tegasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











