PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang bersama aktivis lingkungan melaksanakan aksi bersih-bersih Pantai Teluk dan susur Sungai Cipunten Agung di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Aksi bersih-bersih itu diikuti oleh 200 orang aktivis lingkungan atau pegiat lingkungan bersama stakeholder terkait dalam rangka menjaga kawasan Pantai Teluk dan Sungai Cipunten Agung tetap bersih dan lestari.
Ketua Barisan Relawan Desa (Barade) Kabupaten Pandeglang, Otoy Jumami mengatakan, DLH Kabupaten Pandeglang bersama Barade serta pegiat lingkungan lainnya melaksanakan aksi bersih Pantai Teluk dan susur Sungai Cipunten Agung.
“Hasil dari kegiatan susur sungai dan pantai itu kurang lebih telah mengumpulkan 500 kantong sampah yang sudah diangkut oleh Mobil Dinas Lingkungan Hidup,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon selulernya, Kamis, 1 Agustus 2024.
Dari hasil susur sungai, Otoy menjelaskan, terlihat di sisi kanan dan kiri bantaran sungai tumpukan sampah sudah menjadi daratan. Lantaran sudah menahun.
“Sehingga itu menyebabkan tersumbatnya aliran sungai dari hulu ke hilir yaitu Muara Sungai Cipunten Agung,” katanya.
Selain menyebabkan penyempitan aliran sungai, sampah juga menyebabkan terjadinya pendangkalan. Oleh karena itu, ia berharap aksi bersih-bersih diturunkan.
“Jadi tidak hanya sekedar seremoni sajam.Kami sebagai komunitas atau pecinta lingkungan akan mendukung dan akan membantu semampu mungkin,” katanya.
Pembersihan tumpukan sampah sudah menahun itu tentunya harus menggunakan alat berat berupa eksavator.
“Kalau secara manual pakai tangan itu akan repot,” katanya.
Pemerhati Lingkungan Eko Supriatno mengapresiasi banyak komunitas masyarakat ikut andil aksi bersih-bersih Pantai dan Susur Sungai Cipunten Agung.
“Artinya masih ada komunitas atau orang-orang peduli terhadap lingkungan. Kita juga apresiasi langkah Pemda, bagaimana mereka fokus, serius memfasilitasi dengan hal-hal ini,” katanya.
Aksi bersih Pantai Teluk dan susur sungai merupakan satu langkah hebat. Melakukan aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Ini langkah hebat, kita tahu dulu Pantai Teluk kan kotor. Tapi sekarang sangat bersih, menurut saya perlu diapresiasi,” katanya.
Sekretaris DLH Kabupaten Pandeglang, Winarno mengatakan, DLH mengadakan aksi bersih Pantai dan susur Sungai Cipunten Agung.
“Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya dari sampah,” katanya.
Dalam kegiatan ini selain melibatkan lembaga pemerintah di tingkat kecamatan, labuan, dan desa. Serta mengajak para relawan, para pegiat lingkungan, dengan jumlah 200 peserta.
“Output dari kegiatan ini menjaga pantai Teluk tetap bersih dan lestari. Dan dapat mengundang para wisatawan kuliner yang khususnya datang ke sini,” katanya.
Disamping itu, sebagai wujud aksi nyata dalam mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya.
“Semoga kedepannya menjadi warisan buat anak cucu menempati laut yang bersih dan lestari,” katanya.
Winarno mengungkapkan, terpantau tumpukan sampah sudah menahun saat susur sungai.
“Dan itu memang membutuhkan keseriusan dan alat berat untuk mengeruknya. Kita Dinas LH, berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kebersihan kelestarian khususnya di sekitar jembatan Labuan dan Muara Sungai Cipunten Agung agar terlihat bersih dan rapi,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











