SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membentuk Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (TKDV) yang betujuan untuk menurunkan angka pengangguran terbuka di Banten.
Diketahui, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Banten cukup tinggi. Bahkan, dalam hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), Banten menjadi juara dengan angka pengangguran tertinggi secara nasional.
Data BPS menunjukkan jumlah pengangguran di Provinsi Banten mencapai 424,69 ribu orang atau sekitar 7,02 persen per Februari 2024. Jumlah tersebut jauh di atas angka rata-rata nasional yakni 4,82% per akhir Februari 2024.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, tim ini dibentuk baik ditingkat provinsi maupun kabupaten dan kota se-Banten. Virgo berharap dengan adanya tim ini dapat menyelaraskan langkah dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten.
“Dengan terbentuknya TKDV ini, kita ingin menyelaraskan langkah dalam menyelesaikan permasalahan pengangguran terbuka dari berbagai aspek,” ungkap Virgojanti di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu 21 Agustus 2024.
Nantinya, TKDV ini akan menyelaraskan program antara sektor pendidikan dan sektor industri sehingga dapat terbangun link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
“Tugas TKDV di antaranya mensinergikan, mengevaluasi pelaksanaan program dan mengamanatkan dokumen perencanaan,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Septo Kalnadi menjelaskan TKDV ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, industri, pengusaha, pekerja hingga pemerhati.
“Kita harap ini mendorong untuk mempercepat langkah-langkah pencapaian link and match pada sektor pendidikan formal dan dunia industri,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











