PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah rumah di Kampung Cilegok RT.04/RW.02, Desa Kadudampit, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang dilalap si jago merah. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00.15 WIB, Jumat 23 Agustus 2024.
Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang, Endan Permana, mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran ini berasal dari instalasi listrik yang bermasalah.
“Begitu pemilik rumah keluar, warga sekitar langsung berteriak. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik, bukan dari pembakaran atau penyebab lainnya,” ungkap Endan saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 23 Agustus 2024.
Warga sekitar awalnya mencurigai adanya kebakaran setelah mencium bau asap yang menyengat. Ketika diperiksa lebih lanjut, diketahui bahwa api sudah membakar bagian atap rumah tersebut.
“Begitu terbangun dan mencium bau hangus serta asap, warga langsung mencari sumber bau tersebut. Ternyata api sudah menyebar di bagian atap rumah,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan kebakaran ini, BPBD-PK Pandeglang segera mengerahkan dua unit pemadam kebakaran ke lokasi untuk mengendalikan api.
“Kami menurunkan dua unit pemadam. Saat tiba, api sudah cukup besar, sehingga kami fokus melakukan pendinginan untuk meminimalisir kebakaran,” ujarnya.
Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Endan Permana mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan instalasi listrik dan memastikan instalasi yang digunakan sesuai dengan standar keamanan.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kami belum bisa memperkirakan kerugian yang ditimbulkan,” ucapnya.
Endan juga menekankan pentingnya memperhatikan instalasi listrik di rumah, terutama dengan menghindari penggunaan colokan listrik yang bercabang.
“Kami imbau masyarakat untuk memastikan colokan listrik tidak bercabang ke berbagai arah. Sebaiknya cukup satu jalur saja untuk menghindari risiko kebakaran seperti ini,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











