RADARBANTEN.CO.ID – Yayasan Badak Indonesia (YABI) bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) menyelenggarakan kegiatan Rhino Goes to School.
Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Cibadak, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, Banten.
Jansen Manansang selaku Direktur Eksekutif YABI menjelaskan bahwa Rhino Goes To School merupakan strategi ampuh untuk meningkatkan kesadaran terhadap satwa.
Khususnya badak dari sejak dini, menstimulasi sikap siswa dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan nyata dalam mendukung konservasi satwa dan habitatnya.
Selain itu, Jansen juga mengatakan bahwa kegiatan edukasi mengenai status terkini badak jawa, serta pentingnya pelestarian habitatnya melalui program Rhino Goes To School juga bertujuan untuk menanamkan rasa bangga pada siswa.

Badak Jawa telah kita nyatakan sebagai situs warisan dunia yang harus dilindungi bersama. Tujuan dari kegiatan “Rhino Goes To School” di desa-desa sekitar kawasan TNUK adalah untuk membangun hubungan masyarakat khususnya antar sekolah di desa-desa sekitar TNUK.
Serta membangun kepercayaan terhadap konservasi dan perlindungan hutan serta informasi umum tentang hutan tentang membangun.
Kawasan TNUK dan ekosistemnya akan diberikan kepada masyarakat sekitar TNUK khususnya pelajar untuk memberikan informasi bahwa badak jawa merupakan situs warisan dunia yang patut dilindungi dan patut menjadi kebanggaan tersendiri.
“Sasaran kegiatan ini adalah 65 siswa-siswi kelas 5 dan 6 SDN Cibadak 2 dan 31 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mathlaul Anwar Ciakar kelas 3-6,” ungkap Jansen yang juga menjabat Komisaris Utama Taman Safari Indonesia (TSI).

“Sasaran kegiatan ini yaitu 65 siswa-siswi kelas 5 dan 6 SDN Cibadak 2 dan 31 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mathlaul Anwar Ciaker kelas 3 sampai 6.” Lanjut Jansen selaku Komisaris Utama Taman Safari Indonesia (TSI).
Siswa-siswa tersebut berasal dari sekolah dasar yang berada di desa penyangga sekitar wilayah TNUK.
Oleh karena itu, tujuan YABI adalah menanamkan rasa cinta, bangga, dan kasih sayang, terutama pada anak-anak, sejak dini.
Kegiatan dilanjutkan di kedua sekolah ini pada pagi hari, dengan serangkaian acara antara lain pemaparan tentang taman nasional oleh Balai Besar Taman Nasional Ujung Kulon dan pemaparan tentang badak Indonesia khususnya badak jawa oleh Yayasan Badak Indonesia.
Selain itu, ada juga kegiatan srperti lomba menggambar, tanya jawab tentang badak dan taman nasional, bingkisan untuk sekolah, alat tulis dan permen untuk siswa, dan masih banyak lagi.
Para siswa dan guru yang mengikuti kegiatan “Rhino Goes to School” terlihat sangat antusias dan berharap kegiatan ini dapat membantu menjadi bekal generasi siswa penerus dan kelak menjaga kawasan taman nasional yang dihuni oleh badak jawa dan satwa lainnya.
Selain itu, kegiatan “Rhino Goes to School” yang digelar pada 5 September 2024 ini merupakan rangkaian yang tidak hanya menggalakkan kecintaan dan minat terhadap badak dan habitatnya di kalangan anak-anak di Cibadak dan Siakar, namun juga dalam rangka menyambut Hari Badak Sedunia yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 22 September 2024. (*)











