Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pandeglang, Rahmat Zultika, menyatakan dukungannya terhadap hasil diskusi pelaku seni dan budaya. Ia berjanji akan mengakomodasi aspirasi mereka dan menyampaikannya kepada Bupati Pandeglang yang baru dilantik.
“Kami sangat mendukung penuh dan akan mengakomodasi hasil diskusi ini. Nantinya, akan segera kami sampaikan ke pimpinan,” kata Rahmat.
Menurutnya, budaya harus menjadi jati diri yang bertahan dan berkembang secara alami, tanpa ketergantungan berlebihan pada pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya mengenalkan budaya sejak usia dini agar masyarakat bisa menyaring pengaruh budaya asing.
“Budaya dan kesenian harus dikenalkan kepada anak-anak sejak dini. Dengan begitu, kita bisa menyaring budaya luar dan tetap menjaga jati diri kita sendiri,” jelasnya.
Sementara, Ketua DPRD Pandeglang, Tb. Agus Khotibul Umam mengapresiasi harapan dan aspirasi para pelaku seni dan budaya yang disampaikan dalam diskusi kebudayaan. Ia berjanji akan meneruskan hasil diskusi tersebut ke pemerintah daerah agar kebudayaan lokal semakin berkembang.
“Apa yang disampaikan dalam diskusi ini harus menjadi ikon dan percontohan serta mampu mengangkat kebudayaan daerah. Saya akan menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah daerah,” kata Agus.
Ia menekankan bahwa pemajuan kebudayaan membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan legislatif.
“Soal kebudayaan, butuh dorongan dari semua stakeholder, terutama Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang baru. Kami dari legislatif tentu akan mendukung,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak











