PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polres Pandeglang meningkatkan patroli mengantisipasi tawuran atau ‘perang sarung’ selama bulan Ramadan. Polisi akan menyisir titik-titik rawan kejahatan di wilayah Pandeglang.
Kabagops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufik mengatakan polisi akan patroli di wilayah Pandeglang untuk mengantisipasi aksi perang sarung. Sejumlah titik rawan telah menjadi fokus pengamanan oleh tim Samapta.
“Selama ini tim Samapta Polres Pandeglang sudah melaksanakan patroli di daerah titik yang memang sudah kami prioritaskan pengamananan terhadap kegiatan perang sarung,” ungkapnya, Sabtu 8 Maret 2025.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan, mengingat pada pengalaman Ramadan tahun lalu sempat terjadi insiden perang sarung yang berujung pada korban jiwa.
“Karena kejadian yang sudah kita alami Ramadan tahun-tahun kemarin, itu pasti akan terjadi juga makanya kita tingkatkan patroli tempat-tempat yang sudah menjadi target operasi kita (TO) kita,” katanya.
Abdul Rahman Taufik menjelaskan, pihaknya menurunkan satu regu patroli untuk menyisir titik-titik rawan guna mencegah aksi perang sarung selama Ramadan. Tim patroli beranggotakan 6 hingga 10 personel yang akan berkeliling di wilayah hukum Polres Pandeglang.
“Kami akan terus melakukan patroli dan pengecekan selama bulan puasa untuk memonitor aktivitas pemuda atau anak-anak, terutama menjelang sahur,” jelasnya.
Selain patroli, Abdul Rahman menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami terus mengedukasi mereka agar memahami bahwa kejadian yang pernah terjadi bisa dijadikan pelajaran. Jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.
Editor: Abdul Rozak











