CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana efisiensi anggaran yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengorbankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pemkot diingatkan bahwa kebijakan ini harus memiliki skala prioritas yang jelas, sehingga anggaran tetap dialokasikan secara optimal bagi kepentingan publik.
Akademisi UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Syaiful Bahri menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan sekadar memangkas pengeluaran, tetapi harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat.
Ia menilai, pemerintah perlu memastikan bahwa program-program esensial tetap berjalan meskipun ada kebijakan penghematan.
“Ini bukanlah persoalan yang sederhana, maka harus ada prioritas agar program yang berdampak langsung pada masyarakat, tidak kena pangkas. Saya juga melihat di beberapa daerah, efisiensi anggaran ini belum dilaksanakan secara efektif karena peraturan dari Mendagri juga baru keluar belum lama ini. Memang Inpres-nya sudah lama, tapi peraturan Mendagri baru muncul,” ujarnya.
Selain itu, Syaiful juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Pemkot Cilegon, seperti utang sisa pembangunan 2024, defisit anggaran, serta instruksi efisiensi dari Presiden slal efisiensi anggaran.
Menurutnya, Pemkot harus mampu mengelola anggaran dengan bijak di tengah berbagai tekanan tersebut.
“Robinsar Fajar harus cermat menghadapi peninggalan utang, efisiensi, dan defisit dengan program 100 hari kerja. Tentu mereka langsung diuji, di sinilah kepiawaian pemimpin Cilegon dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada,” tambahnya.
Ia juga mengusulkan agar pembahasan efisiensi anggaran dilakukan bersamaan dengan APBD Perubahan untuk memastikan efektivitas kebijakan tersebut.
“Mungkin sepaket pembahasannya bersama dengan APBD Perubahan. Saya yakin komitmen ketua dewan siap mendukung kegiatan Robinsar Fajar. Saya yakin mereka yang belum dilantik pun sudah komunikasi dan turun ke masyarakat dalam rangka program 100 hari kerja. Setidaknya program sembako murah dilaksanakan di bulan Ramadan ini,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











