KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jika Kamu mempunyai gangguan pada radang tenggorokan. Baiknya perlu diwaspadai. Sebab bisa saja kamu terkena radang amandel atau tonsilitis.
Perlu diketahui, radang amandel atau tonsilitis bukanlah sekedar sakit tenggorokan biasa.
Sebab, jika dibiarkan atau sering kambuh, kondisi tersebut bisa berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya.
Menurut Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan dan Bedah Kepala Leher di Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Alexander Nur Ilhami mengatakan, radang amandel bisa saja menjadi masalah berulang dengan mengganggu aktivitas hingga membutuhkan tindakan medis yang lebih lanjut.
“Jadi, amandel adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh. Nah, ketika sering terinfeksi, justru bisa menjadi sumber penyakit,” jelas dr. Alexander dalam keterangan resminya dikutip RADARBANTEN. CO. ID, Kamis 5 Juni 2025.
Dikatakan Alexander, penyebab dan gejala yang perlu diwaspadai radang amandel ini dapat disebabkan infeksi virus seperti flu atau mononukleosis, maupun infeksi bakteri seperti streptococcus pyogenes yang gejalanya meliputi nyeri tenggorokan dan sulit menelan, demam dan kelelahan, batuk, sakit kepala, dan pembengkakan amandel.
“Jadi, jika Kamu mengalami gejala ini berulang lebih dari lima kali dalam setahun, dan tidak membaik meskipun telah berobat, bisa jadi ini adalah tanda bahwa perlu ada tindakan lanjutan yang diperlukan,” terangnya.
Alexander mengungkapkan, terdapat teknologi modern untuk dilakukan operasi amandel. Dimana, Bethsaida Hospital juga menawarkan berbagai pilihan metode operasi amandel yang canggih dengan minim rasa sakit, seperti tonsilektomi tradisional yang menggunakan pisau bedah konvensional.
“Lalu ada dengan elektrokauter dengan cara mengangkat amandel dengan arus listrik sekaligus menghentikan perdarahan. Dan laser tonsilektomi yang dapat mengurangi perdarahan dan lebih presisi, kemudian dengan coblation yakni menggunakan suhu rendah untuk meminimalisir nyeri pasca operasi. Serta endoskopik tonsilektomi yang menggunakan kamera mini untuk operasi yang lebih akurat,”ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr Pitono menambahkan bahwa di Bethsaida Hospital Gading Serpong tidak hanya menyediakan layanan dokter spesialis THT berpengalaman saja. Akan tetapi juga dilengkapi dengan peralatan diagnostik dan teknologi bedah yang sangat canggih.
“Jadi, di klinik THT Bethsaida Hospital telah kami rancang secara lengkap, mulai dari layanan konsultasi, endoskopi hidung dan tenggorokan, audiometri, hingga fasilitas bedah yang menggunakan teknologi mutakhir,”terang dr. Pitono.
Editor: Mastur Huda











