CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo meminta organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terpaku pada pola lama dalam menggali potensi pendapatan daerah.
Ia mendorong OPD berinovasi dan menerapkan pola kerja yang kreatif, demi mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Hal itu disampaikan Fajar usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Cilegon tentang penetapan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024, di Gedung DPRD Kota Cilegon, Selasa 8 Juli 2025.
“Saya sudah sampaikan dalam meeting dengan BPKPAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), saya minta agar semua OPD berpikir out of the box. Jangan terpaku pada pola lama,” katanya.
Menurut Fajar, pendapatan daerah tidak boleh hanya bergantung pada sektor pajak. Banyak potensi lain yang bisa dimaksimalkan, termasuk retribusi yang selama ini belum digarap optimal. Salah satunya adalah retribusi sampah dari sektor industri.
“Kita minta Dinas Lingkungan Hidup untuk mendata industri mana saja yang masih menggunakan jasa pihak ketiga. Itu potensi besar yang bisa kita tarik ke retribusi daerah. Tapi kita juga harus hati-hati, pendekatannya bertahap supaya tidak menimbulkan konflik,” ujar Fajar.
Ia mencontohkan, pada masa lalu, sektor reklame menjadi salah satu sumber PAD andalan. Namun, seiring berkembangnya teknologi, pendapatan dari reklame terus menurun.
Hal serupa juga terjadi pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang mulai terdampak oleh peralihan masyarakat ke kendaraan listrik.
“Setiap tahun, masyarakat yang mampu pasti akan beralih ke mobil listrik karena pajaknya lebih murah. Termasuk saya sendiri, sekarang pakai mobil listrik. Ini harus diantisipasi, karena dampaknya ke PAD cukup signifikan,” ucapnya.
Fajar menegaskan, Pemkot Cilegon sedang menyiapkan skema jangka menengah untuk menjawab tantangan tersebut. Salah satunya dengan menyusun timeline inovasi dan pemetaan potensi di masing-masing OPD.
“Teman-teman Banggar juga menyampaikan hal yang sama, bahwa kita perlu strategi baru. Ayo kita mulai bergerak, jangan sampai PAD kita stagnan,” tegasnya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











