SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang yang kosong menjadi incaran pejabat dari luar daerah, tak terkecuali dari Kota Serang.
Tercatat di hari terakhir pendaftaran lelang jabatan Sekda Kabupaten Serang, ada 17 orang yang mendaftar. Dari jumlah tersebut, ada tiga orang pejabat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang ikut mendaftar.
Tiga pejabat tersebut ialah Inspektur Kota Serang Wachyu Budi Kristiawan, Kepala Dinkopukmperindag Wahyu Nurjamil serta fungsional analis keuangan pusat dan daerah BPKAD Diki Mustofa Jaya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, hingga hari terakhir pendaftaran open bidding Sekda ada 17 orang yang mendaftar, terdiri dari 6 pejabat dari luar Serang serta 11 dari Kabupaten Serang.
“Kan memang dari luar Kabupaten Serang bahkan satu Indonesia bisa mendaftar. Peluangnya sama aja, tinggal mereka berjuang saja sampai menjadi tiga besar,” katanya, Selasa 22 Juli 2015.
Ia mengatakan, tentunya muatan lokal akan menjadi salah satu materi dalam open bidding Sekda. Terutama mereka harus mengerti dan sejalan terhadap visi-misi bupati terpilih dan mampu menjalankannya.
“Tentunya, yang lebih tahu isu strategis dan visi-misi bupati itu pejabat internal Kabupaten Serang. Mereka yang dari luar membutuhkan evort yang lebih besar sehingga dapat memahami itu semua,” ujarnya.
Ia mengatakan, selain pejabat dari Pemkot Serang, ada pula empat pendaftar yang berasal dari instansi lainnya, mulai dari kementerian, kampus hingga sekolah.
“Ada Lilis Aslihah Rahman merupakan fungsional pranata humas madya UIN Banten, lalu Mugi Mulyono, dosen Politeknik Ahli Usaha Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Momon Andriwinata yang merupakan guru Ahli Madya dari MAN 1 Kota Serang,” ujarnya.
Mengenai banyaknya pendaftar dari luar daerah, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi terkait tingginya animo untuk mendaftar sebagai Sekda di Kabupaten Serang. Bahkan ada pejabat-pejabat yang berasal dari luar Kabupaten Serang yang ikut mendaftar.
“Jadi menurut saya itu bagus dan baik. Nanti kita lihat yang terbaik yang akan Insyaallah yang sesuai dengan yang kita inginkan. Yang jelas harus bisa bekerja maksimal,” ujarnya.
Zakiyah pun menjamin, tidak akan ada jual beli jabatan dalam setiap tahapan open bidding termasuk pada tahapan lelang jabatan Sekda Pemkab Serang.
“Jual beli jabatan di pemerintahan kami tidak ada. Satu perak pun tidak ada. Maka kalau nanti ada yang mendengar terkait praktik tersebut, laporkan ke saya. Saya akan tindak secara langsung,” tegasnya.
Zakiyah mengatakan, jabatan Sekda merupakan jabatan yang sangat sentral di Pemerintahan Kabupaten Serang sehingga harus diduduki oleh pejabat yang berpengalaman sehingga dapat menjadi pembina seluruh ASN. “Pertama tentunya harus sejalan dengan visi-misi kami Bupati dan Wakil Bupati Serang,” katanya.
Selain itu, lanjut Ratu Zakiyah, Sekda juga harus memiliki integritas, profesionalitas serta proaktif dalam menjalankan program-program pembangunan di Kabupaten Serang.
“Yang jelas saya akan mencari Sekda yang terbaik sehingga kita bisa bekerja dengan maksimal untuk membangun Kabupaten Serang,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











