SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Siswanto mengingatkan agar peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-65 tahun ini tidak dimaknai sebagai sekadar acara seremonial. Namun, menjadi momen bagi jaksa untuk memperkuat komitmen, meneguhkan integritas, serta memperbarui semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Hari Bhakti Adhyaksa diperingati seetiap tanggal 22 Juli. Momen ini bukan sekadar diperingati sebagai perayaan ulang tahun. Tapi, menjadi ajang untuk merefleksikan peran Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta penegakan hukum lainnya.
Siswanto mengatakan, HBA memiliki arti khusus bagi sejarah pertumbuhan dan perkembangan Kejaksaan RI. “Tanggal tersebut (22 Juli-red) merupakan awal dari jenjang pengabdian Kejaksaan kepada nusa dan bangsa sebagai organisasi yang mandiri. Diharapkan kepada seluruh insan Adhyaksa untuk terus menjaga diri, menjaga institusi, dan tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak citra Kejaksaan. Kepercayaan publik adalah aset utama yang harus kita jaga bersama,” katanya berpesan saat menggelar tasyakuran dan doa bersama untuk memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-65 di aula Kejati Banten, Selasa (22/7) lalu.
Tasyakuran dihadiri Wakil Kepala Kejati Banten Yuliana Sagala, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Banten Winda Siswanto, para asisten, koordinator, Kabag TU dan seluruh pegawai Kejati Banten.
Siswanto pun mengajak seluruh insan Adhyaksa Banten untuk memberi pelayanan hukum maksimal kepada masyarakat. “Mari kita terus memberikan pelayanan hukum yang profesional, berintegritas, dan humanis,” tegas mantan Kapusdaskrimti Kejagung Republik Indonesia tersebut.
Wakajati Banten Yuliana Sagala menambahkan, sesuai instruksi Jaksa Agung RI, perayaan HBA hanya boleh dilaksanakan secara sederhana dalam bentuk syukuran dan doa bersama. “Sebagai momen berkontemplasi secara internal atas peran dan kedudukan Kejaksaan. Sedangkan rangkaian semarak kegiatan perayaan akan difokuskan pada perayaan hari lahir Kejaksaan, tanggal 2 September mendatang,” ucapnya.
Ia menekankan pentingnya seluruh insan Adhyaksa memahami dan mengamalkan nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa. Yakni, Satya, Adhi, dan Wicaksana.
“Tri Krama Adhyaksa bukan hanya semboyan, tetapi menjadi pedoman moral dan etika yang wajib diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan Kejaksaan,” pungkas Yuliana. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











