SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang masih menunggu hasil uji laboratorium terkait dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang dialami siswa SMPN 1 Kramatwatu setelah menyantap hidangan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Serdang.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Rahmat Fitriyadi, mengatakan timnya telah diturunkan untuk melakukan investigasi ke SPPG Serdang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah siswa mengalami gangguan pencernaan usai mengonsumsi makanan MBG.
“Gejalanya relatif ringan, seperti mual, muntah, dan diare. Bahkan sehari setelahnya mayoritas siswa sudah bisa kembali bersekolah,” kata Rahmat, Jumat 5 September 2025.
Meski demikian, ia menegaskan kejadian tersebut tidak boleh terulang. Untuk itu, Dinkes bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lain sedang mempersiapkan satuan tugas MBG yang berada di Sekretariat Daerah.
“Ini menjadi perhatian kita semua agar penyiapan makanan lebih baik. Harapannya, makanan yang dikonsumsi anak-anak bisa diawasi secara berjenjang,” ujarnya.
Rahmat menambahkan, pihaknya masih berupaya mengumpulkan informasi dari sekolah maupun kondisi siswa saat kejadian. Hal itu diharapkan dapat memperjelas penyebab gangguan pencernaan.
Selain investigasi lapangan, Dinkes juga menunggu hasil uji laboratorium terhadap sisa makanan.
“Dua sampel makanan yang tersisa sudah kami ambil untuk diperiksa. Termasuk satu jenis makanan yang ada di SPPG,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi











