SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pasokan gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk wilayah Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang masih cukup minim.
Berdasarkan data dari Pemkab Serang, dari total sebanyak 32 ribu kepala keluarga di Kecamatan Kramatwatu, baru sekitar 35 persen yang sudah terpasang jaringan.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengaku bersyukur karena Komisi XII DPR RI bersedia datang ke Kabupaten Serang dan melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang berlokasi di Kecamatan Kramatwatu.
“Ini adalah hal yang luar biasa bagi kami, tentu Pemerintah Kabupaten Serang menyambur baik terutama dalam rangka memperluas jaringan gas untuk kebutuhan rumah tangga,” katanya, Rabu 24 September 2025.
Zakiyah mengatakan, selama ini sambungan rumah untuk gas dari PT PGN belum maksimal. Tercatat dari total 32 ribu kepala keluarga di Kecakatan Keramatwatu, yang sudah terpasang jaringan baru sekitar 35 persen.
“Maka ke depan nanti kami akan memohonkan untuk pertambahan jaringan supaya lebih luas lagi, lebih masif sehingga gas ini bisa dimanfaatkan oleh rumah tangga yang ada di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Ia menilai, dengan melakukan pemasangan gas dari PT PGN, maka konsumsi gas nya dinilai lebih murah dan diklaim lemih aman dari pada menggunakan gas LPG.
“Ini kan harganya lebih murah daripada gas LPG lalu lebih aman dan ramah lingkungan, gas rumah kacanya lebih kecil ini menjadi langkah menuju transisi energi yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: AGung S Pambudi











