SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai melakukan langkah efisiensi anggaran menyusul penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
Tahun ini, Pemkot Serang mengalami pengurangan hingga Rp186 miliar, sehingga mulai diterapkan beberapa kebijakan penghematan.
Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, menjelaskan kondisi fiskal daerah saat ini cukup menantang.
Ia menyebutkan, efisiensi menjadi langkah realistis agar seluruh program prioritas tetap berjalan meski dengan dana terbatas.
“Situasi keuangan sekarang memang berat. Dana transfer dari pusat turun signifikan, jadi kita harus melakukan efisiensi di banyak sektor,” ujarnya, Selasa 4 November 2025.
Langkah efisiensi itu mencakup pengurangan kegiatan seremonial dan perjalanan dinas.
Rapat-rapat pemerintahan yang sebelumnya di hotel kini cukup di kantor masing-masing perangkat daerah.
Selain itu, Pemkot Serang juga mendorong penghematan listrik dan penggunaan pendingin ruangan (AC).
Nanang menegaskan, kebijakan sederhana seperti ini dapat membantu menekan beban pengeluaran daerah.
“Kalau sudah jam 4 sore selesai kerja, ya matikan AC dan listrik. Penghematan kecil seperti ini penting karena berdampak pada pembiayaan APBD,” katanya.
Nanang mengatakan, kebijakan efisiensi bukan berarti menghentikan kegiatan pembangunan.
Pemkot tetap berkomitmen melaksanakan program prioritas pembangunan untuk masyarakat. Seperti penerangan jalan umum dan bantuan pendidikan.
“Efisiensi ini justru agar anggaran benar-benar untuk program yang bermanfaat bagi warga,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











