CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Steering Committee (SC) Temu Karya Karang Taruna (TKKT) VI Kota Cilegon Ari Muhammad buka suara.
Ari mepis tudingan bahwa pelaksanaan TKKT yang digelar di D Mangku Farm pada Rabu 19 November 2025 ilegal dan tidak sah.
Dia menegaskan, seluruh proses telah dipersiapkan dan dijalankan sesuai mekanisme, termasuk penyampaian undangan kepada seluruh kecamatan. Terkait perubahan lokasi kegiatan, dilakukan karena pertimbangan efisiensi anggaran.
Menurutnya, panitia semula berencana menggelar TKKT di Forbis atau Swiss-Belhotel, namun tidak memungkinkan akibat keterbatasan dana.
“Karena berbagai pertimbangan, termasuk pertimbangan dana, awalnya mau di Forbis, Swiss-Bel ternyata mahal. Yang bisa murah ya di Mangku Farm, jadi kami tetapkan di sana,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu 19 November 2025 malam.
Ia menegaskan, undangan pelaksanaan TKKT telah dikirim ke seluruh Karang Taruna Kecamatan, baik secara langsung maupun melalui grup komunikasi internal. Tidak ada satu pun kecamatan yang memberikan tanggapan negatif atau menyampaikan keberatan.
“Kita kirim undangan ke kecamatan-kecamatan dan grup kecamatan. Itu sudah terkonfirmasi diterima dan mereka tahu. Tidak pernah ada komentar, tidak ada keberatan, tidak ada konfirmasi ketidakhadiran,” kata Ari.
Saat kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB, lanjutnya, tiga kecamatan hadir, yakni Grogol, Pulomerak, dan Purwakarta, disertai unsur Karang Taruna Provinsi dan karateker.
Karena peserta lain tidak kunjung hadir, panitia memutuskan melanjutkan kegiatan setelah menunggu 15 menit.
“Kita tunggu, tapi tidak datang juga. Atas kesepakatan bersama, TKKT keenam dilanjutkan,” tegasnya.
Ari menjelaskan mekanisme pleno berjalan cepat karena posisi karateker membuat tidak ada Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus lama. Proses pemilihan ketua kemudian berlangsung secara aklamasi.
“Bung Edi didukung tiga kecamatan. Ada surat pengukuhan dari camat juga. Sebagai SC, saya memverifikasi itu sah,” katanya.
Karena hanya satu calon yang mendaftar, Edi Firmansyah akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna Kota Cilegon terpilih.
“Karena hanya ada satu calon, ya ditetapkanlah calon itu,” imbuh Ari.
Editor: Mastur Huda











