SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Proses seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) di Provinsi Banten menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten. Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa, meminta agar seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan kepada publik.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai transparansi sangat penting agar rekrutmen kepala sekolah sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni dan A Dimyati Natakusumah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang berintegritas dan beretika.
“Kita berharap proses seleksi dilakukan secara transparan, dengan moralitas dan etika birokrasi yang luhur sesuai dengan misi Pak Gubernur dalam membentuk sumber daya manusia di Provinsi Banten,” ujar Yeremia, Selasa 20 Januari 2026.
Menurutnya, hanya melalui proses seleksi yang terbuka dan bersih, Provinsi Banten akan mendapatkan kepala sekolah yang benar-benar berkualitas dan berkompeten.
“Dengan proses yang transparan, saya yakin akan menghasilkan the right man on the right place,” katanya.
Yeremia juga menyoroti isu yang beredar terkait dugaan adanya praktik tidak sehat, termasuk permainan uang dalam proses seleksi kepala sekolah. Ia menegaskan, jika dugaan tersebut benar terjadi, maka hal itu bertentangan dengan semangat antikorupsi yang menjadi salah satu visi utama kepemimpinan daerah.
“Kita menyayangkan jika ada praktik uang, karena salah satu visi Pak Gubernur adalah bebas korupsi. Itu harus dijalankan oleh semua jajaran, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” tegasnya.
Ia mengingatkan, upaya pembenahan dunia pendidikan akan sulit terwujud apabila rekrutmen pejabat strategis, seperti kepala sekolah, masih diwarnai praktik transaksional.
Menurut Yeremia, Banten membutuhkan kepala sekolah yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya, kemampuan manajerial yang kuat, serta visi yang jelas dalam memajukan sekolah.
“Kita membutuhkan kepala sekolah yang mampu meningkatkan mutu pendidikan, kuat secara manajerial, serta visioner dalam mengelola sekolah dengan inovasi dan rasa memiliki yang tinggi,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











