SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Yayasan Pendidikan Islam Ibadurrahman meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dalung Cipocok Jaya 1 di Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.
Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kedua milik yayasan yang beralamat di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, itu berlokasi di TK dan SD Qur’an Daarul Huffazh.
Dapur MBG itu diresmikan oleh Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, pada Senin, 16 Februari 2026. Peresmian dirangkaikan dengan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung kelas Daarul Huffazh serta tarhib Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Yayasan Pendidikan Islam Ibadurrahman, Dwi Saktiawan, mengaku memiliki komitmen untuk ikut serta menyukseskan program prioritas Pemerimtah Pusat itu, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kami berkomitmen untuk berkontribusi karena memang ini menjadi bagian dari aset untuk investasi membangun generasi emas 2045. Salah satunya memang dari pemenuhan nutrisi dan gizi anak-anak Indonesia,” katanya.
Dwi mengaku telah berkoordinasi dengan koordinator kecamatan Program MBG, serta telah memiliki Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) agar dapur MBG milik yayasannya bisa segera berjalan.
“Untuk SPPI, kita dapat dari Palu, hari ini datang ke sini. Setelah itu, sore kita akan berkoordinasi untuk menentukan dan merumuskan penerima manfaat,” katanya.
Ia mengaku akan sepenuhnya mengikuti arahan dari koordinator kecamatan dan petunjuk teknis terkait pelaksanaan dapur MBG, khususnya mengenai kapan bisa mulai beroperasi.
“Karena kita harus input semua data ke web BGN, setelah itu kita koordinasi dengan joordinator kecamatan, karena beliau yang melakukan pemetaan penerima manfaat,” ujarnya.
Dwi menuturkan, SPPG yang baru diresmikan itu merupakan dapur MBG kedua milik Yayasan Pendidikan Islam Ibadurrahman.
“Sebelumnya kita sudah memiliki katering sekolah, kemudian kita kembangkan menjadi dapur. Saat ini sudah ada 50 relawan SPPG yang sudah siap untuk menjalankan tugas,” pungkasnya.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyambut baik dapur MBG yang didirikanoleh Yayasan Pendidikan Islam Ibadurrahman di Kota Serang. Pasalnya, dari total kebutuhan dapur MBG sebanyak 120, saat ini baru ada sekitar 76 dapur yang sudah beroperasi.
“Kebutuhannya masih banyak. Saat ini ada juga yang sedang berproses di Curug dan Walantaka. Kita dorong, April diusahakan selesai semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agis menekankan agar seluruh mitra dan yayasan yang melaksanakan Program MBG dapat menjalankan tugas sesuai juknis yang sudah ditetapkan.
“Lalu, harus berkoordinasi dan komunikasi dengan stakeholder lainnya,” ujarnya.
Pemkot Serang, katanya, berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Program MBG dengan melakukan pendampingan ke dapur-dapur yang sudah berdiri, sehingga segala persyaratan yang dibutuhkan dapat dilengkapi.
Editor: Agus Priwandono











