SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang akan segera melakukan pembahasan mengenai perencanaan pembangunan gedung SDN Inpres Cikeusal yang terdampak oleh pembangunan tol Serang- Panimbang.
Pertemuan dijadwalkan setelah libur idul Fitri atau lebaran 2026, sehingga proses pembangunan bisa segera dilakukan.
Diketahui, proses pengadaan lahan untuk SDN Inpres Cikeusal sudah rampung. Pihak PPK jalan tol Serang-Panimbang sudah melakukan pembayaran untuk lahan pengganti SDN Inpres Cikeusal yang lokasinya tak jauh dari sekolah yang lama.
Kepala Bidang Pembinaan SD pada Dindikbud Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, mengatakan akan segera melakukan pertemuan dengan pihak pengelola jalan tol untuk membahas desain bangunan gedung SDN Inpres Cikeusal yang akan dibangun.
“Saat hari pertama masuk kita akan bertemu dengan pihak PPK untuk membahas soal desain gedung SDN Inpres Cikeusal yang akan direlokasi. Perencanaannya memang sudah dibuat,” katanya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis 19 Maret 2026.
Ia menaegwtkan pembangunan gedung SDN Inpres Cikeusal bisa segera dilakukan, sehingga nanti pada saat tahun ajaran baru siswa dan guru bisa menempati gedung baru.
“Tergantung kalau yang kerjanya banyak, bisa cepat proses pembanggunannya. Kalau memang tidak terkejar karena prosesnya yang memakan waktu cukup panjang, target kita maksimal tahun ini pembangunannya selesai,” ujarnya.
Ia berharap, ada sebanyak 9 ruang yang akan dibangun yang akan dibangun diatas lahan pengganti gedung SDN Inpres Cikeusal. Terdiri dari enam ruang kelas, ruang guru dan kepala sekolah, ruang perpustakaan, kamar mandi serta musola.
“Harapan kita seperti itu, namun kan tetap harus melihat nilai anggarannya karena informasinya hanya sebesar Rp1,2 miliar, itu untuk pembangunannya,” ujarnya.
Ia mengatakan, nantinya seluruh proses pembangunan akan dilakukan oleh pihak tol. Nantinya, apabila proses pembangunan sudah rampung, pengelola jalan tol akan melakukan serah terima kunci.
Editor Daru











