slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Jadi Tempat Pengoplos Miras, Dua Rumah Digerebek di Ciomas

Redaksi by Redaksi
15-05-2018 09:34:34
in Berita Utama, Hukum
Jadi Tempat Pengoplos Miras, Dua Rumah Digerebek di Ciomas
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Dua buah rumah di Kampung Nagrek, Desa Siketug, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, digerebek polisi, Senin (14/5). Kedua rumah itu diduga digunakan sebagai lokasi mengoplos minuman keras (miras) berbagai merek.

Informasi yang diperoleh, rumah milik Has alias Udin dan Mul itu digerebek polisi sekira pukul 14.00 WIB. Saat digeledah, polisi menemukan ratusan botol miras, bahan baku miras, dan alat pres tutup botol. “Setelah dicek lokasi, tempat yang dicurigai oleh masyarakat untuk produksi miras oplosan, ditemukan ada dua rumah yang terdapat ratusan botol berbagai merek dan alat seadanya,” kata Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Komarudin ditemui di lokasi.

Baca Juga :

Polsek Cikeusal Gelar Operasi Pekat, Puluhan Botol Miras Diamankan

Kota Tangerang Musnahkan 1.128 Botol Miras di HUT ke-33

MUI Lebak Dukung Operasi Pekat Maung 2026

Satpol PP Kota Tangerang Amankan 144 Botol Miras dari Warung Jamu di Karawaci

Polisi menemukan sebuah bunker dari kediaman Mul. Pintu bunker itu ditutupi menggunakan sebuah kasur. Ruangan itu diduga kuat dijadikan sebagai lokasi peracikan miras. Ratusan botol miras, bahan baku, serta alat pres tutup botol ditemukan. “Di salah satu rumah ditemukan sebuah bunker. Di bawah itu dijadikan tempat produksi miras,” jelas Komarudin.

Di rumah Has alias Udin, polisi menemukan ratusan botol miras di bagian belakang rumah. Sedangkan bahan baku serta alat pres tutup botol ditemukan berada di dalam kamar belakang. “Produksinya sangat tradisional, campuran tanpa ada takaran dan langsung diedarkan di pasaran. Bahan baku ada alkohol, campuran gula, ada bahan kimia. Untuk membuktikan berbahaya atau tidak (bahan kimia-red), tentunya kami akan ajukan ke laboratorium lebih dahulu,” beber Komarudin.

Polisi masih mendalami keterangan kedua pelaku terkait peracikan dan peredaran miras yang diakui belum berlangsung lama. “Pengakuan masih baru. Tapi, itu boleh saja (pengakuan-red). Kita akan kembangkan, di mana peredarannya. Kebetulan tinggal di sini sudah dua sampai tiga tahun,” kata Komarudin.

Namun berdasarkan pengakuan kedua pelaku, miras oplosan itu didistribusikan ke sejumlah warung dan toko yang ada di Kabupaten dan Kota Serang. “Sampai saat ini masih didalami terus. Tersangka masih dalam pemeriksaaan,” kata Komarudin.

Atas perbuatan tersebut, kedua pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang Perdagangan dan Undang-Undang Kesehatan. “Pembuatan oplosan tentu tidak berizin dan sangat tradisional,” kata Komarudin.

Popon, warga sekitar mengaku, tidak mengetahui kedua tetangganya memiliki bisnis ilegal. Sebab, tidak terlihat aktivitas mencurigakan dari kedua rumah tersebut. “Saya mah enggak open (mengurusi-red). Kalau Udin, kerjanya mah sales. Kalau Bos Mul mah punya warung jamu,” ucap Popon.

Berbeda dengan Sahroji. Warga Desa Siketug itu mengaku, sudah lama mencurigai kedua pelaku. Tetapi, dia tidak memiliki bukti atas kecurigaannya. “Kami sangat berterima kasih (penggerebekan-red). Curiga sih ada. Tapi, enggak punya bukti. Sekarang baru ketahuan, dia (Mul-red) juga orangnya tertutup,” kata Sahroji.

Dikatakan Sahroji, selama ini, warga tidak pernah melihat kedua pelaku mengangkut barang-barang mencurigakan ke dalam rumah. “Kalau pulang malam (Mul-red), pakai mobil APV (minibus-red). Kan enggak mungkin, mau diberhentikan sama kita,” kata Sahroji. (Merwanda/RBG)

Tags: Miras
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pelawak Gogon Srimulat Meninggal di Lampung

Next Post

Yang Menangkap Nelayan di Bayah Ternyata Bukan Polisi

Related Posts

Polsek Cikeusal Gelar Operasi Pekat, Puluhan Botol Miras Diamankan
Berita Utama

Polsek Cikeusal Gelar Operasi Pekat, Puluhan Botol Miras Diamankan

by Fahmi
Selasa, 5 Mei 2026 09:03

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Menindak lanjuti laporan masyarakat yang resah, petugas Polsek Cikeusal Polres Serang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) dengan...

Read moreDetails

Kota Tangerang Musnahkan 1.128 Botol Miras di HUT ke-33

MUI Lebak Dukung Operasi Pekat Maung 2026

Satpol PP Kota Tangerang Amankan 144 Botol Miras dari Warung Jamu di Karawaci

3 Kasus Miras di Pandeglang Terungkap, 70 Botol Disita Satpol PP

Berantas Peredaran Miras, Polresta Serang Kota Gelar Operasi Gabungan

Polda Banten Musnahkan Puluhan Ribu Botol Miras, Ini Alasan Dibalik Langkah Tegas Tersebut!

Wakil Walikota Tangsel Pilar Pimpin Razia Miras, Minta Warga Jangan Segan Melapor

Puluhan Botol Miras Disita di Pasar Lembang

Puluhan Remaja Hendak Balapan Liar di Pandeglang Diamankan Polisi

Next Post
Ini Kronologi Polsek Bayah Dirusak Massa   

Yang Menangkap Nelayan di Bayah Ternyata Bukan Polisi

Kejari Geledah LKM Ciomas, Pelayanan Nasabah Sempat Dihentikan

Kejari Geledah LKM Ciomas, Pelayanan Nasabah Sempat Dihentikan

Kecam Teror Surabaya, Tokoh Lintas Agama Serukan Rawat Kerukunan

Kecam Teror Surabaya, Tokoh Lintas Agama Serukan Rawat Kerukunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 21:12
Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

Kamis, 2 Juli 2026 21:07
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Wawan Ikhwanudin

1.300 Hektare Lahan di Kawasan Industri Modern Cikande Masuk Lahan Baku Sawah

Kamis, 2 Juli 2026 21:00
Wagub Dimyati foto bersama dengan anak yatim. Foto : Nurandi

Baznas Banten Gelar Lebaran 1.000 Yatim dan Dhuafa

Kamis, 2 Juli 2026 20:41
Arus lalu lintas di Jalan Raya Anyer, tepatnya di kawasan Kerenceng, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mengalami kemacetan akibat proyek perbaikan jalan.

Pengguna Jalan Keluhkan Kemacetan Akibat Perbaikan Ruas Jalan Cilegon – Anyer

Kamis, 2 Juli 2026 20:36
Situasi kepulan asap di TPA Jatiwaringin, Kamis 2 Juli 2026 sore. Foto: Mulyadi

TPA Jatiwaringin Masih Berasap, Pengangkutan Sampah Jadi Tersendat

Kamis, 2 Juli 2026 20:29
Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 21:12
Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

Kamis, 2 Juli 2026 21:07
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Wawan Ikhwanudin

1.300 Hektare Lahan di Kawasan Industri Modern Cikande Masuk Lahan Baku Sawah

Kamis, 2 Juli 2026 21:00
Wagub Dimyati foto bersama dengan anak yatim. Foto : Nurandi

Baznas Banten Gelar Lebaran 1.000 Yatim dan Dhuafa

Kamis, 2 Juli 2026 20:41
Arus lalu lintas di Jalan Raya Anyer, tepatnya di kawasan Kerenceng, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mengalami kemacetan akibat proyek perbaikan jalan.

Pengguna Jalan Keluhkan Kemacetan Akibat Perbaikan Ruas Jalan Cilegon – Anyer

Kamis, 2 Juli 2026 20:36
Situasi kepulan asap di TPA Jatiwaringin, Kamis 2 Juli 2026 sore. Foto: Mulyadi

TPA Jatiwaringin Masih Berasap, Pengangkutan Sampah Jadi Tersendat

Kamis, 2 Juli 2026 20:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

by Syaiful Adha
Kamis, 2 Juli 2026 21:12

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menggelar Sensus Ekonomi 2026. Yakni sebuah pendataan nasional yang dilaksanakan setiap...

Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

by Syaiful Adha
Kamis, 2 Juli 2026 21:07

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang kembali membuka pelatihan kerja berbasis kompetensi teknik pengelasan (welding) secara...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak