slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pj Kades Sunat Proyek Aspal Rp100 Juta

Redaksi by Redaksi
10-08-2019 11:04:02
in Berita Utama, Hukum
Pj Kades Sunat Proyek Aspal Rp100 Juta

Terdakwa kasus dugaan korupsi dana Desa Ciandur, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Iyan Saprudin (kenakan peci) saat mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Tipikor Serang, Jumat (9/8). Foto Fahmi Sa'i /Radar Banten

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Dana proyek pengaspalan jalan di Desa Ciandur, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, diduga disunat. Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Ciandur Iyan Saprudin dituduh sebagai pelakunya. Dana alokasi dana desa (ADD) itu disunat sekira Rp100 juta dari anggaran Rp193 juta.

Kepala Dusun (Kadus) I Desa Ciandur Juprani menuturkan, pada 2016, Iyan Saprudin meminta bantuan mencarikan pihak untuk pengerjaan aspal jalan desa. Iyan menyatakan nilai pekerjaan tersebut sebesar Rp100 juta.

Baca Juga :

Bawa Kabur Dana Rp1 Miliar, Kaur Keuangan Desa Petir Masih Diburu Polisi

Korupsi Dana Desa Rp500 Juta, Aktivis Minta Bupati Pandeglang Copot Kades Sidamukti

Polisi Ungkap Modus Kades di Pandeglang Korupsi DD-Banprov: Ada Proyek Fiktif

Polisi Belum Ungkap Modus Kasus Korupsi Dana Desa Banprov Kades di Pandeglang

“Nilai pekerjaan Rp100 juta. Lebar jalan 2,5 meter, kalau panjangnya saya lupa,” kata Juprani saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Serang, Jumat (9/8).

Juprani dihadirkan oleh JPU Kejari Pandeglang sebagai saksi untuk terdakwa Iyan Saprudin. Iyan didakwa atas tuduhan korupsi ADD Desa Ciandur tahun 2016.

Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), negara merugi sebesar Rp416,391 juta. Dengan rincian, di antaranya untuk pekerjaan tembok penahan tanah (TPT) senilai Rp59,638 juta, pengaspalan jalan Rp83,096 juta, taman pintar Rp11,939 juta, operasional kantor desa Rp22,400 juta. Lalu, penghasilan dan tunjangan Rp4 juta, operasional RT RW Rp3,6 juta, kegiatan keagamaan Rp19 juta, dan yang lainnya. “Pak Kades (terdakwa-red) memberikan syarat pinjaman Rp10 juta (meminta fee kepada pelaksana proyek-red),” kata Juprani.

Juprani kemudian menawarkan pekerjaan tersebut kepada pihak CV Adi Jaya Mandiri. Penawaran itu disanggupi oleh CV Adi Jaya Mandiri. “Saya kebagian Rp1 juta (komisi dari CV Adi Jaya Mandiri-red),” kata Juprani dalam sidang yang dihadiri oleh JPU Kejari Pandeglang Ucup Supriyatna.

Namun, Juprani membantah mengetahui nilai proyek yang dicantumkan dalam rencana anggaran biaya (RAB) sebesar Rp193 juta. “Jalannya lumayan (kualitas-red), sudah bisa dilewati. Bolong-bolong jalannya (setelah diaspal-red),” kata Japrani.  

Sementara, Kadus II Desa Ciandur Murzani Rifai mengakui, namanya tercantum sebagai tim pengelola kegiatan (TPK), meski tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Dia juga mengakui pernah menerima Rp1 juta dari Iyan untuk kegiatan keagamaan. 

“Tidak ada pembangunan tahun 2016. Tidak pernah melihat dan mendengar (proyek dana desa-red),” kata Murzani.

Kepala Urusan (Kaur) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Ebi Suhaebi juga mengaku tidak tahu ADD 2016. Namun, Ebi mengakui, ada pembangunan di desanya. Mulai dari taman pintar, pengerasan paving block, rehab posyandu dan tempat sampah. “Tidak pernah terima honor, tapi disuruh kontrol (pekerjaan oleh terdakwa-red),” ucap Ebi.

Usai keterangan saksi, terdakwa sempat membantah meminta Juprani mencarikan pelaksana proyek. Terdakwa balik menuding Juprani yang menawarkan diri untuk mencari pelaksana proyek. “Baiklah, keterangannya kami catat dalam berita acara,” kata Ramdes. (mg05/nda/ira)

Tags: korupsi dana desa
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Di Tangerang, Satu Sapi Dibikin 100 Paket

Next Post

Pemkab Lebak Alokasi Rp1,5 Miliar untuk Iuran BPJS Kesehatan

Related Posts

Bawa Kabur Dana Rp1 Miliar, Kaur Keuangan Desa Petir Masih Diburu Polisi
Hukum

Bawa Kabur Dana Rp1 Miliar, Kaur Keuangan Desa Petir Masih Diburu Polisi

by Fahmi
Jumat, 16 Januari 2026 13:35

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Polisi masih memburu Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Yolla Sanjaya Wirana, yang...

Read moreDetails

Korupsi Dana Desa Rp500 Juta, Aktivis Minta Bupati Pandeglang Copot Kades Sidamukti

Polisi Ungkap Modus Kades di Pandeglang Korupsi DD-Banprov: Ada Proyek Fiktif

Polisi Belum Ungkap Modus Kasus Korupsi Dana Desa Banprov Kades di Pandeglang

DPRD Pandeglang Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Kades Sidamukti

Gunakan Dana Desa untuk Judi Online dan Trading, Bendahara Desa Sukamaju Kibin Divonis 21 Bulan

Korupsi Pengelolaan Keuangan Desa Rp1,2 Miliar, Eks Pegawai DPMPD Tangerang Divonis 3,5 Tahun

Honorer DPMPD Kabupaten Tangerang Didakwa Korupsi Dana Desa Rp 1,2 Miliar

Usung Perubahan, Forum BEM Pandeglang Gelar Dialog Publik

Diduga Korupsi Dana Desa, Bendahara Desa Sukamaju Kembalikan Uang Rp 56,9 Juta

Next Post
Pemkab Lebak Alokasi Rp1,5 Miliar untuk Iuran BPJS Kesehatan

Pemkab Lebak Alokasi Rp1,5 Miliar untuk Iuran BPJS Kesehatan

Iklim Usaha yang Sehat di Banten Perlu Diupayakan

Tarik Investor, Pembahasan Perubahan RTRW Pandeglang Dikebut

10 Sekolah Dapat Bantuan Sarana Perpustakaan

10 Sekolah Dapat Bantuan Sarana Perpustakaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Wisata Pantai Karang Bolong di Serang, Pantai Ikonik dengan Karang Berlubang yang Sarat Sejarah

Wisata Pantai Karang Bolong di Serang, Pantai Ikonik dengan Karang Berlubang yang Sarat Sejarah

Senin, 1 Juni 2026 08:45
Takaful Ijtimai di Banten: Jalan Gotong Royong Melindungi Pekerja Informal

Takaful Ijtimai di Banten: Jalan Gotong Royong Melindungi Pekerja Informal

Senin, 1 Juni 2026 08:40
Guru Besar UIN Jakarta: Pancasila Tetap Relevan Hadapi Krisis Global dan Tantangan Era Digital

Guru Besar UIN Jakarta: Pancasila Tetap Relevan Hadapi Krisis Global dan Tantangan Era Digital

Senin, 1 Juni 2026 08:32
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Setelah Upacara Selesai

Senin, 1 Juni 2026 07:43
Tiga Perusahaan di Kabupaten Serang Lakukan PHK 409 Karyawan, Alasan Efisiensi dan Penurunan Order

Tiga Perusahaan di Kabupaten Serang Lakukan PHK 409 Karyawan, Alasan Efisiensi dan Penurunan Order

Senin, 1 Juni 2026 07:28
Polresta Tangerang Amankan Ibadah Waisak 2570, Ratusan Umat Buddha Beribadah dengan Khidmat di Panongan

Polresta Tangerang Amankan Ibadah Waisak 2570, Ratusan Umat Buddha Beribadah dengan Khidmat di Panongan

Senin, 1 Juni 2026 06:36
Wisata Pantai Karang Bolong di Serang, Pantai Ikonik dengan Karang Berlubang yang Sarat Sejarah

Wisata Pantai Karang Bolong di Serang, Pantai Ikonik dengan Karang Berlubang yang Sarat Sejarah

Senin, 1 Juni 2026 08:45
Takaful Ijtimai di Banten: Jalan Gotong Royong Melindungi Pekerja Informal

Takaful Ijtimai di Banten: Jalan Gotong Royong Melindungi Pekerja Informal

Senin, 1 Juni 2026 08:40
Guru Besar UIN Jakarta: Pancasila Tetap Relevan Hadapi Krisis Global dan Tantangan Era Digital

Guru Besar UIN Jakarta: Pancasila Tetap Relevan Hadapi Krisis Global dan Tantangan Era Digital

Senin, 1 Juni 2026 08:32
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Setelah Upacara Selesai

Senin, 1 Juni 2026 07:43
Tiga Perusahaan di Kabupaten Serang Lakukan PHK 409 Karyawan, Alasan Efisiensi dan Penurunan Order

Tiga Perusahaan di Kabupaten Serang Lakukan PHK 409 Karyawan, Alasan Efisiensi dan Penurunan Order

Senin, 1 Juni 2026 07:28
Polresta Tangerang Amankan Ibadah Waisak 2570, Ratusan Umat Buddha Beribadah dengan Khidmat di Panongan

Polresta Tangerang Amankan Ibadah Waisak 2570, Ratusan Umat Buddha Beribadah dengan Khidmat di Panongan

Senin, 1 Juni 2026 06:36

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wisata Pantai Karang Bolong di Serang, Pantai Ikonik dengan Karang Berlubang yang Sarat Sejarah

Wisata Pantai Karang Bolong di Serang, Pantai Ikonik dengan Karang Berlubang yang Sarat Sejarah

by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 1 Juni 2026 08:45

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabupaten Serang memiliki banyak destinasi wisata pantai yang menjadi pilihan favorit wisatawan. Salah satu yang paling ikonik...

Takaful Ijtimai di Banten: Jalan Gotong Royong Melindungi Pekerja Informal

Takaful Ijtimai di Banten: Jalan Gotong Royong Melindungi Pekerja Informal

by Redaksi
Senin, 1 Juni 2026 08:40

Penulis: H. Didin Haryono, Wakil Ketua ICMI Orwil Banten Takaful Ijtimai: Konsep Saling Menanggung dalam Islam Dalam fiqh sosial Islam,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak