LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dulkahir (55), warga Ciwaru, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, tega membacok Santi, istrinya, hingga dua jarinya terputus. Korban yang sudah terkapar kemudian dievakuasi ke puskesmas setempat dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung untuk mendapat perawatan.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, hubungan suami istri yang berdomisili di Kampung Ciwaru tersebut sering diwarnai percekcokan. Kejadian tersebut sudah berulangkali terjadi. Namun nahas, pada Selasa (28/2) sekira pukul 9.00 WIB, Dulkahir yang dikenal sosok temperamen itu naik pitam, karena Santi menolak perintah pelaku agar tidak melakukan jual beli kucing Anggora.
Bahkan, Santi beberapa kali melakukan transaksi jual beli kucing. Ketika dilarang kembali, Santi marah kepada suaminya tersebut hingga terjadi percekcokan.
Seketika, Dulkahir mengambil golok dan secara membabi buta membacok ke punggung, kepala, dan jari korban hingga terputus. Saat itu, korban yang berupaya lari lari keluar rumah terus dikejar pelaku. Saat korban terjatuh, pelaku kembali membacok korban membabi buta.
“Setelah itu, pelaku membuang golok di sekitar korban dan langsung menyerahkan diri kepada pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kasat Reskrim Polres Lebak Inspektur Polisi Satu (Iptu) Andi Kurniady kepada Radar Banten, kemarin.











