SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Pemprov Banten memangkas sejumlah belanja modal pada Perubahan APBD Banten tahun anggaran (TA) 2023. Di akhir tahun ini, Pemprov lebih fokus pada pemenuhan belanja daerah yang bersifat wajib, mengikat, mendesak, dan prioritas.
Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengungkapkan Perubahan APBD Provinsi Banten TA 2023 menitikberatkan pada pemenuhan belanja daerah yang bersifat wajib, mengikat, mendesak, dan prioritas.
Hal itu merupakan bagian upaya Pemprov Banten dalam sinkronisasi dengan kebijakan pembangunan pemerintah pusat melalui pendekatan holistik, tematik, integratif, dan spasial dengan kebijakan anggaran belanja yang didasarkan pada money follow program.
“Di antaranya itu pemenuhan anggaran belanja bagi hasil pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota, pemenuhan bantuan iuran kesehatan untuk masyarakat miskin kategori PBI, pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan SKTM. Serta belanja wajib dan mengikat lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkap Al Muktabar dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Raperda tentang Perubahan APBD TA 2023 di ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, KP3B, Sabtu 16 September 2023.
Pria yang akrab disapa Al ini juga menyampaikan, tersusunnya Raperda Perubahan APBD TA 2023, sebagai bagian dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional.
Pemprov telah melakukan sinkronisasi dengan kebijakan pembangunan pemerintah pusat melalui pendekatan holistik, tematik, integratif, dan spasial dengan kebijakan anggaran belanja yang didasarkan pada money follow program.
“Penyusunan Raperda Perubahan APBD TA 2023 ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa perubahan target PAD dengan tetap mempertimbangkan capaian realisasi sampai dengan semester pertama tahun 2023,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengaku adanya perubahan terkait pemenuhan belanja bagi hasil pajak provinsi kepada kabupaten/kota, pemenuhan kewajiban kepada pegawai, penyesuaian anggaran atas evaluasi kebutuhan operasional rutin SKPD, dan kegiatan yang dipandang urgent dan prioritas, serta rasionalisasi efisiensi anggaran maupun hal-hal yang terkait penyesuaian alokasi belanja lainnya.
Kemudian, Al menuturkan fokus Perubahan APBD Provinsi Banten TA 2023 diarahkan pada penyesuaian prioritas pembangunan, sasaran, dan arah kebijakan pembangunan tahun 2023.
Penyesuaian target dan indikator kinerja pembangunan daerah tahun 2023 dan pergeseran, penghapusan, penambahan anggaran, dan perubahan target output kegiatan dan target outcome program.











