SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Produsen sekaligus bandar tembakau gorila berinisial MM (29) ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Serang di rumahnya, di Kelurahan Muara Bakti, Kecamatan Bebelan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 7 Desember 2024. Polisi mengamankan satu kilogram lebih tembakau gorila.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menerangkan penangkapan produsen sekaligus pengedar narkoba merupakan pengembangan dari pengedar tembakau gorila berinisial PH, warga asal Tegalsari, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Pria berusia 23 tahun tersebut ditangkap beberapa waktu yang lalu.
“Dari pengakuan PH ini, empat paket sintetis seberat 372 gram yang diamankan diakui didapat dari akun Instagram Java Culture,” ungkapnya, Selasa, 10 Desember 2024.
Berbekal dari informasi tersebut, tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana langsung menulusuri Instagram Java Culture.
Setelah mengetahui keberadaan pemilik Instagram, tim Satresnarkoba langsung bergerak ke Kota Bekasi.
“Tersangka MM berhasil diamankan di rumahnya namun tidak ditemukan barang bukti tembakau gorila,” ujarnya didampingi Kasatresnarkoba Polres Serang, AKP Bondan Rahadiansyah.
Dari hasil diinterogasi, MM mengaku, menyimpan tembakau gorila di rumah kontrakannya. Sehingga, dimankan barang bukti tembakau gorila dan peralatan untuk memproduksinya.
“Tembakau gorila tersebut diamankan di rumah kontrakannya. Selain tembakau gorila, kami juga mengamankan peralatan pembuatannya,” ujar pria asal Ponorogo, Jawa Timur ini.
Kasatresnarkoba Polres Serang, AKP Bondan Rahadiansyah, menambahkan bahwa MM sudah melakukan bisnis narkoba lebih dari dua bulan. Ia juga mengakui memproduksi tembakau sintetis di kontrakannya.
“Dia (tersangka) dapat memproduksi tembakau gorila itu setelah belajar dari bandar lain,” ungkap pria asal Pati, Jawa Tengah ini.
Bondan mengatakan, MM memasarkan tembakau gorila melalui Instagram Java Culture.
Setelah melakukan transaksi pembayaran, MM akan mengirimkan paket tembakau gorila tersebut sesuai alamat yang dikirim pemesan.
“Dipasarkan di seluruh wilayah Indonesia, paket yang dikirim menggunakan jasa pengiriman. Enggak cuma di Banten (penjualan tembakau gorila),” tuturnya.











