TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel Apsari Dewi mengingatkan bahwa tantangan penegakan hukum makin kompleks. Untuk itu, ia meminta agar insan Adhyaksa di jajarannya untuk terus menjaga integritas dan soliditas.
Pernyataan Apsari disampaikan saat memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-65 dan Hari Ulang Tahun ke-25 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) di aula Kejari Tangsel, Selasa (22/7). “Hari Bhakti Adhyaksa bukan hanya mengenang sejarah berdirinya Kejaksaan sebagai institusi mandiri sejak 1960, tetapi juga momentum memperkuat jati diri sebagai abdi hukum yang bekerja sepenuh hati,” katanya.
Apsari memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja seluruh bidang di Kejari Tangsel selama semester I 2025. Ia juga mengajak jajarannya untuk menjaga soliditas di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.
“Semakin bertambah usia, seharusnya semakin besar pula dampak dan keteladanan yang diberikan,” pesan KH. Muhtadi yang diundang untuk memberikan tausiah saat memperingati HBA ke-65.
Sebagai simbol rasa syukur, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kepala Kejari Tangsel, yang kemudian diserahkan kepada pegawai termuda dan pegawai paling senior sebagai simbol kesinambungan semangat Adhyaksa lintas generasi.
Hari sebelumnya, Senin (21/7), peringatan HUT ke-25 IAD Daerah Tangsel digelar secara sederhana namun penuh makna di aula Kejari Tangsel. Acara ini diisi dengan agenda penyerahan santunan pendidikan kepada anak-anak berprestasi dari keluarga besar IAD, serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.
Dalam sambutannya, Apsari Dewi mengapresiasi kontribusi nyata IAD dalam mendukung tugas-tugas kejaksaan dan penguatan institusi.
Rangkaian peringatan HBA ke-65 dan HUT ke-25 IAD ini tidak hanya menjadi pengikat solidaritas internal Kejaksaan, tetapi juga menegaskan komitmen Kejari Tangsel untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, dan memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum yang berkeadilan. (ful/don)
Reporter : Syaiful Adha
Editor : Agus Priwandono











