SERANG – Terjadi kembali aduan dugaan pencabulan seorang ayah yang tega menodai putrinya sendiri yang masih berusia 6 tahun. Entah apa yang ada dipikiran ayah ini dalam tindakan bejat itu dilakukan, Selasa (17/5).
Meskipun Melati -nama samaran- bukanlah darah dagingnya alias anak tiri, namun kelakuan amoral yang dilakukan Ayah tetap tidak bisa ditolerir. Beruntung hal itu diketahui bibi Melati yang kemudian melaporkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Polsek Cikeusal.
Menurut informasi yang diperoleh, perbuatan bejat ayah itu dilakukannya saat Melati tidur, melati yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) tidak menyadari perbuatan apa yang dilakukan ayah tirinya.
Perbuatan ayah tiri itu terbongkar ketika bibi Melati terlihat meringis karena sakit perutnya, bibinya langsung menanyakan ke Melati dan dijawab ayahnya menindih tubuhnya, pada minggu yang lalu.
Secara tidak sengaja, pada saat bersamaan sang bibi sempat melihat ulah tak wajar yang dilakukan Ayah tiri melati Kemudian kakaknya memaksa Melati untuk menceritakan apa yang telah dilakukan ayah tirinya tersebut.
Setelah mendengar cerita ponakannya bibi Melati kemudian membawa Melati ke bidan terdekat untuk dilakukan visum. “Ternyata setelah sampai di sana tersebut saya terkejut dari hasil pemeriksaan bidan mengatakan ada robekan pada alat kelamin,” kata sang bibi yang meminta namanya tidak disebutkan.
Kasi Humas Polsek Cikeusal Joko Suwartono, mengatakan, saat ini kasus pengaduan ayah tiri melati pelaku pencabulan daerah Cikeusal tersebut telah dilimpahkan ke Polres bidang PPA karena korbannya masih di bawah umur. (Shodik)










