SERANG – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Serang Wahyu Papat JR ikut penjaringan bakal calon walikota Serang di DPC PDIP Kota Serang.
Kemarin, Sekretaris DPC PKB Kota Serang Ars’ad Choiri mewakili Papat mengambil formulir ke sekretariat DPC PDIP Kota Serang.
Ars’ad mengatakan, Papat mengikuti penjaringan di PDIP sebagai bentuk keseriusannya maju pada Pilkada Kota Serang 2018. “Ini salah satu bentuk partisipasi Bu Ketua (Papat-red) dan diharapkan ke depan bisa membangun Kota Serang lebih baik secara bersama-sama,” ujar Ars’ad usai mengambil formulir, Senin (8/5).
Diketahui, DPC PKB Kota Serang juga telah membuka penjaringan bakal calon walikota/wakil walikota Serang sejak 20-30 April. PKB juga sudah menerima berkas pengembalian dari para bakal calon yang mendaftarkan sebanyak sembilan orang. Dari kesembilan orang tersebut, di antaranya kader internal PKB, yakni Papat.
Ditanya pengambilan formulir Papat untuk posisi walikota atau wakil walikota, Ars’ad menyatakan, semua itu dikembalikan lagi kepada PDIP. Adapun pengembalian formulir rencananya dilakukan pada Senin (15/5).
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemiliu (Bappilu) DPC PDIP Kota Serang Adi Suhendar mengatakan, pada hari pertama pendaftaran, sudah ada dua yang mengambil formulir, yakni Ketua DPC PDIP Kota Serang Bambang Janoko, Sekretaris DPC PKB Kota Serang Ars’ad Choiri yang mengambil formulir untuk Papat. “Awalnya ada tiga, yakni timnya Pak Subadri (Ketua DPRD Kota Serang Subadri Usuludin-red), tapi enggak jadi dan minta ditunda,” ungkapnya.
Selain tiga orang itu, Adi juga mengaku sudah ada sekira tiga orang lagi yang menghubunginya untuk mengambil formulir. Pendaftaran itu akan dibuka seminggu mulai kemarin sampai 14 Mei. Sementara, pengembalian formulir dilakukan pada 15 Mei sampai 21 Mei. Selanjutnya, akan dilakukan tahap verifikasi selama seminggu dan proses penjaringan sebelum dikirim ke DPP. “Untuk selanjutnya, kami serahkan ke DPP. Yang jelas pasti akan dilakukan fit and proper test dan tahapan lainnya,” ujar Adi.
Ditanya terkait objektivitas seleksi penjaringan bakal calon, mengingat adanya kader internal yang ikut mendaftarkan, Adi menjamin, semua yang mendaftarkan ke PDIP baik dari kader internal maupun eksternal akan diperlakukan sama, tidak ada perbedaan.
Sementara itu, Bambang membenarkan bahwa dirinya sudah mengambil formulir pendaftaran untuk posisi walikota. Hal itu dilakukan sebagai bentuk keseriusannya untuk maju di Pilkada Kota Serang.
Kata dia, hal itu dilandasi karena selama ini Kota Serang belum baik. “Selama Kota Serang belum baik maka saya akan terus berusaha memperbaikinya, salah satunya dengan maju di pilkada nanti,” ujarnya.
Ia menjamin meskipun dirinya ikut penjaringan tidak akan ada diskriminasi para bakal calon lain dari luar kader karena di PDIP ada mekanisme tahapannya seperti tes.
Pada bagian lain, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menargetkan kemenangan pada Pilkada Kota Serang 2018. Untuk itu, partai besutan Oesman Sapto Odang (OSO) ini sedang melakukan survei popularitas dan elektabilitas para bakal calon.
Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Banten Eli Mulyadi mengatakan, kemenangan pada Pilgub Banten sebagai salah satu alasan agar pada pelaksanaan pilkada kabupaten dan kota untuk menargetkan kemenangan. “Target mengusung dan harus menang seperti di pilgub,” kata Eli usai menggelar road show di kantor DPC Hanura Kota Serang, Senin (8/5).
Ia menjelaskan, dalam menentukan siapa calon yang akan diusung dalam perhelatan Pilkada Kota Serang, tahapannya dimulai melalui survei. Dari survei potretnya bisa terlihat seperti apa. Survei dilakukan pada kader internal dan eksternal. Dilakukan pada pertengahan bulan Mei. “Kader internal salah satunya Pak Furtasan yang disertakan dalam survei. Tapi, memang tolok ukurnya nanti hasil survei,” katanya.
Pria yang pernah menjabat sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Banten ini mengatakan, partainya terbuka dengan siapa pun yang akan mengikuti pencalanon walikota Serang. Namun, tentu harus mengikuti tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan oleh partainya. “Selain Pak Furtasan, kami juga menyertakan semua perwakilan parpol untuk ikut survei,” katanya. (Rostina-Fauzan D/Radar Banten)








