• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Gerebek Toko Kosmetik, Polisi Amankan Ribuan Butir Obat Ilegal

Redaksi by Redaksi
Rabu, 30 Oktober 2019 11:19
in Berita Utama, Hukum
Gerebek Toko Kosmetik, Polisi Amankan Ribuan Butir Obat Ilegal

TANGERANG – Sebuah toko kosmetik di Jalan Veteran, Dusun Sumur Daun, RT 02 RW 05, Kecamatan Sukamanah, Kabupaten Tangerang, digerebek petugas Subdit I Ditresnarkoba Polda Banten, Selasa (29/10). Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan ribuan butir obat keras dan tiga orang pelaku. Ketiga pelaku berikut barang bukti telah dibawa ke Mapolda Banten untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi yang diperoleh Radar Banten, penggerebekan tersebut berlangsung sekira pukul 11.30 WIB. Tiga orang pelaku yang berada di dalam toko kosmetik tersebut berinisial SA (24), LN (28), dan DS (23). Ketiganya merupakan warga Desa Meunasahbaro, Kecamatan Muarabato, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

RelatedPosts

Bawaslu Pinjam Pakai Gedung Eks Kesbangpol Pandeglang

Amir Hamzah: Pemkab Lebak Fokus Penanggulangan Kemiskinan

Jumat, 6 November 2026 19:05
Bawaslu Pinjam Pakai Gedung Eks Kesbangpol Pandeglang

Proyek Senilai Rp2,5 Miliar Disorot Aktivis, Bawaslu Angkat Bicara

Jumat, 6 November 2026 18:23
menciftakan lingkunhan hijau dan sehat di lingkungan ponpes

Kapolres Lebak Ajak Santri Ponpes Al Mizan Peduli Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 18:18
pengawasan pupuk subsidi

Waspadai Pestisida Palsu, Pemprov Banten Perketat Pengawasan Kios Pupuk

Jumat, 6 November 2026 18:12

Dari dalam toko kosmetik tersebut polisi mendapatkan barang bukti berupa obat daftar G pil tramadol 1.006 butir  dan 1.105 excimer. Ribuan butir pil tersebut sebagian sudah dikemas ke dalam paket kecil siap edar. Ketiga pelaku menjalankan praktik penjualan obat ilegal tersebut dengan modus berjualan toko kosmetik.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Banten Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iin Fauzi membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Kasus penjualan obat ilegal itu masih dalam proses penyidikan. “Iya benar ada pengungkapan kasus tersebut. Lokasinya di Tangerang,” kata Fauzi kepada Radar Banten.

Polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus itu. Pemasok obat-obatan tersebut akan diburu. “Masih dalam pengembangan,” ujar Fauzi.

Dia belum dapat memberikan keterangan lebih detail mengenai operasi ketiga pelaku. Termasuk dengan kalangan pengguna obat-obatan itu. Sebab, ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan. “Nanti belum lengkap (laporan penyidik kepadanya-red),” kata Fauzi.

Pengungkapan kasus itu merupakan hasil tindak lanjut dari laporan masyarakat kepada polisi. Dalam laporannya, toko kosmetik milik ketiganya kerap menjual obat-obatan. Polisi yang menerima laporan tersebut mendatangi lokasi dengan menyamar dan berpura-pura membeli obat.

Saat salah satu pelaku menyerahkan obat yang dimaksud, polisi langsung melakukan penangkapan bersama rekannya yang lain. Dua pelaku lain yang berada di dalam rumah tidak bisa lagi melarikan diri karena kondisi sekitar sudah dikepung polisi berpakaian preman. 

Sebelumnya, Petugas Ditresnarkoba Polda Banten dan Satresnarkoba Polres Lebak juga melakukan pengungkapan kasus penyalahgunaan obat-obatan. Seorang mahasiswa berinisial MH (22) diciduk petugas Ditresnarkoba Polda Banten di toko kosmetik daerah Kampung Kalijodo, Desa Prahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/10). Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti 915 butir obat excimer dan tramadol.

Direktur Resnarkoba Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yohanes Hernowo mengatakan, obat-obatan tersebut  telah dikemas siap edar. Rencananya, obat itu akan diedarkan untuk anak muda atau pelajar di wilayah Tangerang. “Kita amankan di toko kosmetik sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Yohanes didampingi Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata.

Penjualan obat tersebut, kata Yohanes, tidak sembarang tempat. Pembelinya juga harus melampirkan resep dari dokter karena obat tersebut termasuk obat keras. “Yang membeli obat itu harus dapat menunjukkan resep dokter,” kata Yohanes.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata menambahkan, konsumsi obat-obatan tersebut secara berlebihan akan menimbulkan dampak buruk bagi tubuh. Sehingga, obat tidak boleh disalahgunakan. “Karena apabila overdosis bisa menyebabkan kematian,” ucap Edy.   

Sehari sebelumnya, petugas Satresnarkoba Polres Lebak menggerebek toko kosmetik di Jalan Raya Leuwidamar, Kampung Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Dari lokasi itu polisi mengamankan SR dengan barang bukti ratusan butir obat jenis tramadol dan trihexphendyl.

“Dari lokasi kami amankan obat warna kuning dengan jumlah 40 kantong dengan total 480 butir, tramadol polos 11 butir, tramadol tablet sepuluh lembar dengan total 105 butir, trihexphendyl 40 butir, tramadol kapsul 50 butir, satu unit handphone, dan uang Rp469 ribu yang diduga hasil penjualan obat,” kata Kasat Resnarkoba Polres Lebak AKP Asep Jamaludin.

Pelaku dijerat Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar,” tutur Asep. (mg05/air/ira)

Tags: Obat Ilegal
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Butuh Dana Rp122 Miliar, KONI Banten Minta Dukungan Dewan

Next Post

Pilkada Kabupaten Serang: PPP Minta Jatah Cawabup

Next Post
Pilgub 2017: PPP Usulkan Rano-Ruki

Pilkada Kabupaten Serang: PPP Minta Jatah Cawabup

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17
Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Kamis, 5 November 2026 11:22
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bawaslu Pinjam Pakai Gedung Eks Kesbangpol Pandeglang

Amir Hamzah: Pemkab Lebak Fokus Penanggulangan Kemiskinan

by Nurabidin
Jumat, 6 November 2026 19:05
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lebak terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan melalui sinergi lintas perangkat daerah dan dunia usaha. Salah...

Bawaslu Pinjam Pakai Gedung Eks Kesbangpol Pandeglang

Proyek Senilai Rp2,5 Miliar Disorot Aktivis, Bawaslu Angkat Bicara

by Purnama Irawan
Jumat, 6 November 2026 18:23
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pandeglang angkat bicara atas proyek senilai Rp2,5 Miliar disorot aktivis Pandeglang. Adapun proyek...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.