slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Dialokasikan Rp50 Juta, Ketua APDESI: Katanya Mau Rp100 Juta

Redaksi by Redaksi
26-11-2019 11:35:13
in Berita Utama, Pemerintahan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Tahun depan, Pemprov Banten lagi-lagi akan mengucurkan bantuan keuangan (bankeu) desa sebesar Rp50 juta per desa. Padahal, Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten pernah berjanji bahwa anggaran bankeu desa yang akan dikucurkan Pemprov melalui APBD Banten yakni Rp100 juta per desa.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Banten Enong Suhaeti mengatakan, besaran bankeu desa yang akan dikucurkan tahun depan sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur. “Kami kan ngikutin pimpinan saja. Segitu (Rp50 juta-red),” ujar Enong, Selasa (25/11).

Baca Juga :

Pemprov Banten Bentuk Forum CSR, Andra Soni Minta Program Tepat Sasaran

NasDem Minta Pemprov Banten Cari Sumber PAD Baru, Jangan Bergantung pada Pajak Kendaraan Bermotor

Kolaborasi Pentahelix di Kali Sabi, Hampir 40 Ton Sampah Berhasil Diangkut

Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang Gencarkan Gerakan Bersih Kali untuk Cegah Banjir

Kata dia, anggaran bankeu desa itu akan dikucurkan bagi 1.238 desa se-Banten. Ribuan desa itu berada di empat kabupaten di Banten yakni Lebak, Pandeglang, Serang, dan Tangerang.

Diketahui, tahun ini juga Pemprov mengalokasikan bankeu desa sebesar Rp50 juta. Di awal tahun lalu, Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Banten sempat memprotes besaran bankeu desa itu lantaran tak sesuai dengan janji Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan memberikan bankeu desa sebesar Rp100 juta per desa. Janji itu disampaikan saat rapat kerja Apdesi Banten di salah satu rumah makan di Kota Serang tahun 2018.

Ketua Apdesi Kabupaten Serang Santibi menyesalkan anggaran bankeu desa yang akan digelontorkan Pemprov tahun depan lagi-lagi sebesar Rp50 juta. “Harusnya ada kenaikan. Uang Rp50 juta mau bangun apa,” tandasnya.

Kata dia, Gubernur pernah berjanji akan memberikan bankeu desa Rp100 juta per desa dari APBD Banten. Tahun ini, janji itu tak ditepati. Tahun depan, lagi-lagi janji itu tidak direalisasikan. Padahal pada tahun 2018, bankeu desa yang sudah ada sejak zaman Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tidak dialokasikan. Diungkapkan, saat kepemimpinan Atut, bankeu untuk desa atau fresh money mencapai Rp75 juta per desa. Pada 2016 anggarannya turun menjadi Rp20 juta per desa dan pada 2017 menjadi Rp30 juta, meskipun tak semua desa dapat menikmatinya.

Menurut Santibi, anggaran Rp50 juta sangat kecil. Tahun ini, dari anggaran Rp50 juta, Rp10 juta dialokasikan untuk perpustakaan, selebihnya digunakan untuk pembangunan fisik. “Kalau anggarannya lebih, kami leluasa untuk membangun desa. Ini tidak jelas. Katanya mau kasih Rp100 juta,” tandasnya.

Ia mengatakan, selain untuk pembangunan fisik, pihaknya juga membutuhkan anggaran untuk pemberdayaan masyarakat serta pembiayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Kami menunggu realisasi janji Gubernur,” tegasnya.

Kekecewaan yang sama juga ditunjukkan Ketua Apdesi Kabupaten Lebak Baedah Marwiyah. Kata dia, janji Gubernur lagi-lagi tak ditepati. Padahal saat rapat kerja Apdesi Banten tahun lalu, Gubernur menyatakan bankeu desa Rp100 juta per desa kecil bagi APBD Banten. “Padahal katanya kecil Rp100 juta. Kok malah tetap Rp50 juta,” tandasnya.

Kata dia, di zaman mantan gubernur Ratu Atut Chosiyah saat APBD Banten belum sebesar saat ini, Pemprov bisa mengalokasikan anggaran hingga Rp75 juta per desa. Namun, di saat APBD Banten sudah mencapai angka Rp13 triliun, alokasi anggaran untuk bankeu desa justru tak naik.

Padahal, Baedah mengaku kebutuhan desa sangat besar. Meskipun setiap desa mendapatkan dana desa dari pemerintah pusat dan alokasi dana desa dari Pemkab Lebak, tetap tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan desa. “Di Lebak, prioritas masih tetap infrastruktur. Meskipun kami ingin menghidupkan ekonomi kreatif masyarakat, tapi kalau infrastruktur belum bagus akan percuma,” tandasnya.

Bankeu desa yang dialokasikan tahun ini oleh Pemprov senilai Rp50 juta sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dari total itu, Rp40 juta digunakan untuk pembangunan jalan lingkungan dan sisanya untuk pembelian rak serta buku perpustakaan. Namun, ia mengungkapkan minat baca masyarakat masih kurang, sehingga keberadaan perpustakaan kurang diminat.

Kata dia, apabila ada tambahan bankeu desa dari Pemprov, anggaran itu akan digunakan untuk membantu lembaga yang ada di desa seperti Karang Taruna dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat. (nna/air/ags)

Tags: APDESI BantenPemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Anggota Penyelenggara Pilkada Kabupaten Serang Diikutkan Program BP Jamsostek

Next Post

Integritas Penyelenggara Pemerintah Masih Rendah

Related Posts

Pemerintahan

Pemprov Banten Bentuk Forum CSR, Andra Soni Minta Program Tepat Sasaran

by Yusuf Permana
Selasa, 26 Mei 2026 10:01

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi membentuk forum khusus untuk mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate...

Read moreDetails

NasDem Minta Pemprov Banten Cari Sumber PAD Baru, Jangan Bergantung pada Pajak Kendaraan Bermotor

Kolaborasi Pentahelix di Kali Sabi, Hampir 40 Ton Sampah Berhasil Diangkut

Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang Gencarkan Gerakan Bersih Kali untuk Cegah Banjir

Pemprov Banten Didesak Cari Sumber PAD Baru, Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Lagi Menjanjikan

Dinsos Provinsi Banten Kembali Tunjuk Bank Banten untuk Salurkan Bansos

Pemda di Banten Kembali Efisiensi APBD

Pemkab Tangerang dan DKI Sepakati Pemanfaatan Lahan 95 Hektare di Legok

BKD Banten Mulai Pendataan PPPK Paruh Waktu untuk Perpanjangan Kontrak 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Provinsi Banten Pelopor Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman di Indonesia

Next Post
Integritas Penyelenggara Pemerintah Masih Rendah

Integritas Penyelenggara Pemerintah Masih Rendah

Ramai-ramai Berebut Tiket Pilkada Kabupaten Serang

Ramai-ramai Berebut Tiket Pilkada Kabupaten Serang

Jalan Kaduagung-Cileles Berlumpur, Warga Minta Segera Ditangani

Jalan Kaduagung-Cileles Berlumpur, Warga Minta Segera Ditangani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Forum CSR Banten Mulai Bergerak, Bedah Rumah dan Pelatihan Kerja ke Jepang Diluncurkan

Selasa, 26 Mei 2026 10:03

Pemprov Banten Bentuk Forum CSR, Andra Soni Minta Program Tepat Sasaran

Selasa, 26 Mei 2026 10:01
Perkuat Sinergi, Walikota Tangsel Sambangi Kejati

Perkuat Sinergi, Walikota Tangsel Sambangi Kejati

Selasa, 26 Mei 2026 09:46
Kejati Ingatkan Tindak Pidana Perpajakan

Kejati Ingatkan Tindak Pidana Perpajakan

Selasa, 26 Mei 2026 09:42

Penguatan Digital Jadi Kunci Pemasaran Kain Tenun Tradisional Baduy

Selasa, 26 Mei 2026 09:41

Satreskrim Polresta Serang Kota Ringkus Pelaku Curanmor, Sudah Beraksi 20 Kali

Selasa, 26 Mei 2026 09:14

Forum CSR Banten Mulai Bergerak, Bedah Rumah dan Pelatihan Kerja ke Jepang Diluncurkan

Selasa, 26 Mei 2026 10:03

Pemprov Banten Bentuk Forum CSR, Andra Soni Minta Program Tepat Sasaran

Selasa, 26 Mei 2026 10:01
Perkuat Sinergi, Walikota Tangsel Sambangi Kejati

Perkuat Sinergi, Walikota Tangsel Sambangi Kejati

Selasa, 26 Mei 2026 09:46
Kejati Ingatkan Tindak Pidana Perpajakan

Kejati Ingatkan Tindak Pidana Perpajakan

Selasa, 26 Mei 2026 09:42

Penguatan Digital Jadi Kunci Pemasaran Kain Tenun Tradisional Baduy

Selasa, 26 Mei 2026 09:41

Satreskrim Polresta Serang Kota Ringkus Pelaku Curanmor, Sudah Beraksi 20 Kali

Selasa, 26 Mei 2026 09:14

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Forum CSR Banten Mulai Bergerak, Bedah Rumah dan Pelatihan Kerja ke Jepang Diluncurkan

by Yusuf Permana
Selasa, 26 Mei 2026 10:03

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Baru dikukuhkan, Forum Tanggung Jawab Sosial Kemitraan dan Bina Lingkungan Perusahaan (TJSKBLP) atau Forum CSR Banten langsung...

Pemprov Banten Bentuk Forum CSR, Andra Soni Minta Program Tepat Sasaran

by Yusuf Permana
Selasa, 26 Mei 2026 10:01

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi membentuk forum khusus untuk mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak