slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Parlemen Aspirasi

HIPPI Banten Usulkan Perda Perlindungan Pengusaha Daerah

Aas Arbi by Aas Arbi
29-01-2020 22:24:56
in Aspirasi, Ekonomi, News
HIPPI Banten Usulkan Perda Perlindungan Pengusaha Daerah

Pengurus HIPPI Provinsi Banten saat beraudiensi dengan pimpinan DPRD Banten.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi Banten usul kepada DPRD Banten agar membuat regulasi yang berpihak kepada pengusaha daerah. Selama ini belum ada perda yang mengatur pengusaha lokal untuk berkontribusi pada pembangunan daerah.

Hal itu terungkap pada pertemuan DPD HIPPI Banten dengan pimpinan DPRD di ruang kerja Ketua DPRD Banten Andra Soni, Rabu (29/1).

Menurut Ketua HIPPI Banten Syaiful Bahri, kedatangan pengurus HIPPI ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi pengusaha Banten supaya mendapat perhatian, pembinaan, dan perlindungan dari Pemprov Banten.

“Selama ini para pengusaha daerah kesulitan masuk ke industri besar di Banten, sehingga tidak mendapatkan kesempatan untuk membangun kerja sama. Padahal pengusaha daerah juga memiliki kompetensi yang sama dengan pengusaha dari luar Banten dalam menjalankan usahanya,” kata Syaiful saat menyampaikan aspirasinya kepada pimpinan DPRD Banten.

Ia memaparkan, pengusaha daerah masih dipandang sebelah mata oleh kalangan industri yang ada di Banten. Akibatnya, proyek pembangunan di Banten mayoritas dikerjakan oleh pengusaha dari luar daerah. “Pengusaha lokal terpinggirkan. Lebih dari 80 persen semua kegiatan usaha di Banten dikerjakan perusahaan dari luar Banten,” paparnya.

Agar persaingan usaha di Banten seimbang, HIPPI Banten meminta DPRD untuk membuat regulasi yang berpihak pada pengusaha daerah. “Kita bukan tidak mampu, tapi tidak diberikan kesempatan untuk membuktikan kemampuan dalam menjalankan usaha. Makanya kami minta DPRD Banten membuat perda perlindungan terhadap pengusaha lokal,” papar Saiful.

Ia menegaskan, HIPPI bukan anti investasi. Hanya meminta keadilan dalam menjalankan usaha di daerah. “Perda perlindungan pengusaha lokal bukan berarti melarang investor masuk ke Banten. Kami hanya ingin ada aturan yang membuat perusahaan asing maupun BUMN melibatkan pengusaha lokal sehingga pembangunan Banten dilakukan bersama-sama,” tegasnya.

Pengusaha lokal, tambah Syaiful, memiliki komitmen untuk membantu pemerintah mengurangi pengangguran sehingga dalam menjalankan usahanya memberdayakan masyarakat.

Baca Juga :

Peran Orang Tua Jadi Kunci Awasi Perkembangan Anak, Desy Yusandi: Jangan Serahkan Semua ke Sekolah

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

DPRD Banten Soroti Temuan BPK yang Berulang, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran OPD

Saiful menegaskan bahwa perda perlindungan pengusaha lokal yang diusulkannya bukan modus HIPPI untuk mendapatkan proyek APBD. “Kami bukan ngejar proyek APBD. Kami hanya ingin ada persaingan usaha yang seimbang,” pungkasnya.

Menanggapi aspirasi pengurus HIPPI Banten, Ketua DPRD Banten Andra Soni setuju bila dibentuk regulasi sebagai dasar untuk memberdayakan pengusaha lokal. “Silakan saja usulkan konsepnya. Apa yang harus dilindungi melalui perda. Tugas DPRD salah satunya membuat peraturan daerah. Usulannya bisa datang dari pemprov atau pun inisiatif DPRD,” katanya.

Meski mendukung, namun Andra mengingatkan agar HIPPI memiliki kajian yang lengkap soal investasi. “Jangan sampai perda yang kita buat nanti dinilai menghambat iklim investasi di Banten. Daerah harus mematuhi aturan yang ada di pemerintah pusat,” tegasnya.

Andra meminta HIPPI untuk memberikan informasi yang lengkap, terkait daerah yang sudah memiliki perda seperti yang diinginkan pengusaha lokal. “Kami perlu mendapatkan masukan, apakah di daerah lain sudah ada yang memiliki perda serupa. Sebab persoalan pribumi dan nonpribumi sangat sensitif. Jangan sampai Banten dinilai tidak ramah terhadap investasi,” ungkapnya. (Deni S)

Tags: DPRD BantenHIPPI Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Guru Olahraga SMP di Cikupa Setubuhi Siswinya Enam Kali

Next Post

Syafrudin Gagas Beras Madani

Related Posts

pendidikan karakter anak
Berita Utama

Peran Orang Tua Jadi Kunci Awasi Perkembangan Anak, Desy Yusandi: Jangan Serahkan Semua ke Sekolah

by Yusuf Permana
Minggu, 19 Juli 2026 14:10

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Banten, Desy Yusandi, menegaskan peran orang tua tetap menjadi faktor utama dalam...

Read moreDetails

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

DPRD Banten Soroti Temuan BPK yang Berulang, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran OPD

Proyek Videotron Rp 2,7 Miliar Jadi Temuan BPK, DPRD Minta Dinkes Banten Diaudit

Perlu Dievaluasi, DPRD Banten Minta Jadwal Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Diselaraskan dengan SPMB

Komisi V DPRD Banten: Program Sekolah Gratis Jadi Solusi Tekan Angka Putus Sekolah

Raperda Pendidikan Banten Bakal Perkuat Perlindungan Guru dan Tingkatkan Kompetensi Pengajar

Komisi V DPRD Banten: Penanganan Bullying Tak Boleh Lagi Berbeda di Setiap Sekolah

DPRD Banten Desak Evaluasi Sekolah yang Masih Pungut Iuran

Next Post

Syafrudin Gagas Beras Madani

Saka Buana, Masjid Bambu Terbesar di Indonesia

Saka Buana, Masjid Bambu Terbesar di Indonesia

Kurir Sabu Dituntut 14,5 Tahun

Kurir Sabu Dituntut 14,5 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Domino Naik Kelas, ORADO Banten Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 21:09
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri

Pemkot Serang Mulai Ukur Badan Siswa, Seragam Gratis Dibagikan Awal September

Selasa, 21 Juli 2026 20:06
Wali Kota Serang Budi Rustandi saat tinjau jalan di Perumahan KSB

Belasan Tahun Terbengkalai, Jalan dan Drainase KSB Kota Serang Segera Dibenah

Selasa, 21 Juli 2026 19:57
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah

Pemkab Serang Bakal Sanksi Perusahaan yang Buang Limbah ke Ciujung

Selasa, 21 Juli 2026 19:47
Ilustrasi dugaan korupsi PT ABM

Kejati Banten Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan PT ABM

Selasa, 21 Juli 2026 19:32
Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau kondisi jembatan piano di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang pada Selasa 21 Juli 2026.

Andra Soni Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Piano di Carenang, 25 Tahun Tak Tersentuh

Selasa, 21 Juli 2026 19:20

Domino Naik Kelas, ORADO Banten Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 21:09
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri

Pemkot Serang Mulai Ukur Badan Siswa, Seragam Gratis Dibagikan Awal September

Selasa, 21 Juli 2026 20:06
Wali Kota Serang Budi Rustandi saat tinjau jalan di Perumahan KSB

Belasan Tahun Terbengkalai, Jalan dan Drainase KSB Kota Serang Segera Dibenah

Selasa, 21 Juli 2026 19:57
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah

Pemkab Serang Bakal Sanksi Perusahaan yang Buang Limbah ke Ciujung

Selasa, 21 Juli 2026 19:47
Ilustrasi dugaan korupsi PT ABM

Kejati Banten Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan PT ABM

Selasa, 21 Juli 2026 19:32
Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau kondisi jembatan piano di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang pada Selasa 21 Juli 2026.

Andra Soni Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Piano di Carenang, 25 Tahun Tak Tersentuh

Selasa, 21 Juli 2026 19:20

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Domino Naik Kelas, ORADO Banten Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat

by Nurandi
Selasa, 21 Juli 2026 21:09

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Domino saat ini bukan hanya sekadar permainan masyarakat saja. Akan tetapi sudah naik kelas menjadi cabang olahraga...

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri

Pemkot Serang Mulai Ukur Badan Siswa, Seragam Gratis Dibagikan Awal September

by Nahrul Muhilmi
Selasa, 21 Juli 2026 20:06

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai merealisasikan program seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP negeri dengan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak