PANDEGLANG-Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,9 Skala Richter berpusat di Barat Daya Sumur mengguncang Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya, Jumat, 4 Maret 2022 pukul 20.14 WIB. Guncangan Gempa bumi tektonik magnitudo 4,9 Skala Rischter, episenter terletak pasa koordinar 7.06 LS dan 105.38 BT atau tepatnya berlokasi pada ke dalaman 49 kilometer Barat Daya Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Berdasarkan hasil analisa BMKG, Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4 Skala Richter, merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas pensesaran dalam lempeng Eurasia.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan Hartanto menjelaskan, jenis dan mekanisme Gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Pensesaran dalam lempeng Eurasia.
“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Sumur, Cibaliung, Cimanggu, Panimbang, Cikuesik, Muarabinuangeun, Jiput, Picung, dan Munjul,” katanya dalam rilis diterima Radar Banten, Jumat (4/1).
Guncangan juga dirasakan di wilayah Kabupaten Lebak. Meliputi Kecamatan Malingping, Panggarangan, dan Sajira.
“Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, hingga pukul 20:43 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG,” katanya. (PURNAMA IRAWAN)











