ASC sebagai produsen integrasi bahan kimia dasar NaOH-VCM-PVC, saat ini telah memasok bahan kimia dasar tersebut kepada lebih dari 400 industri nasional dan telah meningkat secara pesat pasar ekspornya.
Plt Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) pada Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Igantius Warsito menjelaskan, perluasan area pabrik ASC ini penting untuk mendorong upaya pemerintah dalam menyeimbangkan neraca industri kimia.
Menurutnya pemerintah sedang berupaya menciptakan pasar dalam negeri untuk industri khususnya petrokimia.
“Sektor neraca kimia masih defisit. Kami sedang berpacu untuk mengejar itu, sehingga kedepannya kita bisa memberikan keseimbangan pada neraca perdagangan kita,” ujarnya.
Karena itu Kemenperin sangat mengapresiasi komitmen ASC dalam mengembangkan industri kimia di Indonesia, khususnya di Kota Cilegon.
Walikota Cilegon Helldy Agustian berharap berkembangnya industri bisa berdampak pada penyerapan tenaga kerja di Kota Cilegon.
“Kami berharap industri memprioritaskan tenaga kerja lokal,”ujarnya.
Dijelaskan Helldy 30 persen dari total luas wilayah Cilegon adalah industri. Menurutnya jika perkembangan industri beriringan dengan penyerapan tenaga kerja lokal, maka persoalan pengangguran bisa diminimalisir. *
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Ahmad Lutfi











