SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan evaluasi terhadap penyaluran pupuk subsidi. Evaluasi dilakukan bersama dengan PT Pupuk Indonesia dan para distributor pupuk di wilayah Provinsi Banten, Jumat 5 Juli 2024.
Dalam rapat yang digelar di Ruang Aula Rapat Sekretaris Daerah (Setda) Banten, KP3B, Kota Serang itu terlihat hadir Plh Sekda Banten Virgojanti, Kepala Dinas Pertanian Banten Agus M Tauchid, Kepala Dinas Perindag Banten Babar Suharso dan perwakilan PT Pupuk Indonesia.
Plh Sekda Banten Virgojanti mengatakan, rapat evaluasi ini dilakukan guna melakukan pemetaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh para petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.
“Tadi hadir perwakilan distributor dan juga kelompok tani, nah ini juga kita mintakan apa saja permasalahan yang dihadapi oleh para distributor maupun kelompok tani di Banten,” kata Virgojanti.
Ia mengatakan, jumlah kouta pupuk subsidi untuk para petani di Banten hingga kini masih tersedia banyak, namun penyerapannya belumlah maksimal.
“Saya minta kepada masyarakat, kelompok tani dan sebagainya selaku pemanfaat, bahwa kalau kouta pupuk subsidi ini sudah dipenuhi ya ditebus, itu dibeli gitu ya. Jangan sampaikan ini Pemerintah sudah mengalokasi kan tapi ternyata tidak ditebus,” ungkap Virgojanti.
Sementara, Kepala Distan Banten Agus M Tauchid memaparkan, Banten memiliki alokasi dua jenis pupuk subsidi yakni Urea dan NPK yang masing masing berjumlah 51.788 ton untuk Urea dan 35.603 ton untuk NPK.
“Namun serapannya masih rendah yang mana Urea baru terserap 29.007 ton atau sekitar 32,77 persen, dan NPK sebanyak 20.259 ton atau sekitar 26,62 persen,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











