CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi investasi di Kota Cilegon tembus di angka Rp 21 triliun pada semester I tahun 2024.
Capaian itu melampaui yang ditargetkan yakni sebesar Rp 14 triliun.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Cilegon, Hayati Nufus, bahwa realisasi investasi di Kota Cilegon melebihi yang ditargetkan Pemerintah Daerah.
“Dari target Rp 14 triliun, sudah terealisasi Rp 21 triliun di semester satu ini,” kata Hayati Nufus saat ditemui di kantornya, Senin, 5 Juli 2024.
Lebih lanjut, Hayati Nufus menuturkan, dari capaian tersebut perusahaan yang berinvestasi di Kota Cilegon berdasarkan Tabel Pertumbuhan Investasi di Kota Cilegon pada triwulan pertama terdapat tiga perusahaan, yakni Lotte Chemical Indonesia, Chandra Asri, dan Indo Raya Tenaga dengan jumlah Rp 8 triliun.
Sedangkan, di triwulan dua, investasi di Kota Cilegon mencapai Rp 13 triliun dari perusahaan Krakatau Posco, Lotte Chemical Indonesia, dan Indo Raya Tenaga.
“Sehingga jika ditotalkan seluruh investasi per semester satu ini mencapai Rp 21 triliun,” tuturnya.
Tingginya minat investasi di Kota Cilegon itu, kata dia, dikarenakan Cilegon adalah pintu gerbang Pulau Jawa, di mana distribusi orang dan barang menjadi mudah.
Selain itu, faktor kondusifitas lingkungan juga menjadi penentu karena selama ini kebijakan Pemkot Cilegon yang selalu mendukung masuknya investasi.
“Kondusifitas ini misalnya dalam hal hubungan harmonisasi antara pemerintah dengan industri yang selama ini baik-baik saja. Kami punya program Cilegon Corporate Social Responsibility (CCSR) yang selalu didukung perusahaan, kami menyambut baik datangnya investasi dari mulai izin sampai berdiri kami kawal asalkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” paparnya.
Dengan pencapaian itu, kata Nufus, Kota Cilegon menjadi penyumbang angka investasi tertinggi di Provinsi Banten.
Hal itu sebagaimana dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dirilis awal Agustus 2024.
Dalam laporan tersebut, investasi di Kota Cilegon pada semester I 2024 mencapai Rp 21 triliun, disusul Kabupaten Tangerang sebesar Rp11 triliun, Kabupaten Serang Rp 10 triliun, Kota Tangerang Rp 8 triliun, Kota Tangerang Selatan Rp 4 triliun, Lebak Rp 605 miliar, Pandeglang Rp406 miliar dan Kota Serang Rp 212 miliar. (*)
Editor: Agus Priwandono











