• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Uncategorized

Siswa MTs Gelar Simulasi Bencana Gempa Bumi

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Minggu, 27 Oktober 2024 13:36
in Uncategorized, Utama
0
Siswa MTs Gelar Simulasi Bencana Gempa Bumi

Ketua Forum Komunikasi KSB Provinsi Banten Beni Madsira (kanan) memberikan penjelasan terkait bencana gempa bumi kepada ratusan siswa MTs Negeri 7 Pandeglang.

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Pandeglang menyelenggarakan simulasi bencana gempa bumi Megathrust. Kegiatan simulasi gempa bumi diselenggarakan oleh MTs Negeri 7 Pandeglang dengan menggandeng Relawan Kampung Siaga Bencana.

Tujuannya dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan seluruh warga madrasah dalam menghadapi potensi gempa bumi megathrust.

Sebelum simulasi dimulai, terlebih dahulu dilakukan pemaparan oleh tenaga pengajar ketua FK – KSB Provinsi Banten Beni Madsira.

Memberikan penjelasan langkah-langkah harus diambil siswa saat terjadi gempa. Mulai cara mencari perlindungan yang benar, jalur evakuasi dan paling penting yaitu tidak panik tapi harus bersikap tenang.

Kepala MTs Negeri 7 Pandeglang Yanti Mariah mengatakan, kegiatan simulasi ini bagian dari upaya mitigasi bencana.

“Bertujuan agar seluruh siswa memahami dan mengingat apa yang harus dilakukan ketika gempa terjadi. Sehingga mereka bisa bertindak cepat dan tepat dalam menyelamatkan diri,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 27 Oktober 2024.

Kegiatan simulasi dimulai dengan skenario guncangan gempa bumi yang diumumkan melalui suara keras. Siswa dan guru diminta untuk segera berlindung di bawah meja, menjauh dari jendela, berlari, serta mengikuti instruksi evakuasi yang telah diajarkan sebelumnya.

“Setelah tanda aman dibunyikan, seluruh siswa diarahkan untuk berkumpul di titik evakuasi yang telah ditentukan di lapangan madrasah. Dan untuk simulasi ini kami menggandeng Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten,” katanya.

Kehadiran KSB, memberikan pendidikan mitigasi bencana kepada siswa-siswi dan para dewan guru.

“Karena Kabupaten Pandeglang termasuk wilayah rawan bencana. Terutama dengan isu megathrust yang cukup menarik perhatian semua kalangan khususnya warga Pandeglang,” katanya.

Oleh karena itu, MTs Negeri 7 Pandeglang bersama KSB berupaya mengajarkan dan memberikan pemahaman agar bisa melakukan evakuasi mandiri.

“Karena namanya bencana tidak dapat diprediksi,” katanya.

Ketua Forum Komunikasi KSB Provinsi Banten, Beni Madsira mengatakan, Kabupaten Pandeglang adalah termasuk wilayah rawan bencana.

“Sehingga sangat perlu sekali sosialisasi dan pengetahuan kebencanaan di sekolah-sekolah. Apalagi Pandeglang masuk daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami,” katanya.

Beni mengungkapkan, KSB akan selalu siap kalau ada permintaan dari sekolah atau madrasah untuk sedikit memberikan pengetahuan kaitan kebencanaan. Sebagai bentuk mitigasi.

“Utamanya untuk mengurangi resiko bencana. Dan apa yang di laksanakan oleh MTs Negeri 7 Pandeglang ini sangat bagus, dan semoga bisa di ikuti oleh yang lain, yang tentunya bisa juga dengan BPBD,” katanya.

Reporter: Purnama Irawan

Editor: Aditya

Tags: BNPBBPBDGempa Bumikabupaten pandeglangksbMitigasi bencanamts negeri 7Provinsi Bantensimulasi bencanatsunami
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkot Tangsel Perluas Layanan Informasi untuk Disabilitas

Next Post

Cerita Pilu Warga Lebak, Menanti Anaknya Pulang yang Jadi Korban TKI Ilegal

Next Post
Cerita Pilu Warga Lebak, Menanti Anaknya Pulang yang Jadi Korban TKI Ilegal

Cerita Pilu Warga Lebak, Menanti Anaknya Pulang yang Jadi Korban TKI Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jelang Seleksi Sekda Cilegon, Dana Sujaksani Mengaku Tidak Ada Persiapan Khusus

by Adam Fadillah
Senin, 10 Agustus 2026 17:25
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Salah satu kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cilegon, Dana Sujaksani, mengaku tidak melakukan persiapan khusus menjelang...

Pengadilan Negeri Cilegon Batal Ambil Alih Gedung Eks Kejaksaan

by Adam Fadillah
Senin, 10 Agustus 2026 17:23
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana pemanfaatan gedung eks Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon di Jalan Lingkar Selatan (JLS) sebagai kantor Pengadilan Negeri...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.