LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Parkir sembarangan truk pasir di Jalan Nasional Prof. Ir. Soetami, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, memicu kemacetan parah pada Senin malam, 26 Mei 2025. Truk besar bermuatan pasir itu tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
Video viral yang diunggah akun Instagram Inforangkasbitung memperlihatkan kemacetan panjang yang melanda jalan tersebut. Warga dan pengendara pun resah, apalagi keberadaan truk itu kerap memicu kecelakaan bagi pengendara motor.
Ahya Rosyada, warga Rangkasbitung yang menjadi korban kemacetan, mengungkapkan kesulitannya saat terjebak di lokasi.
“Saya harus menunggu lama untuk melewati jalur tersebut. Saya berharap pihak kepolisian dapat lebih cepat menangani kemacetan seperti ini,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 27 Mei 2025.
Ahya menegaskan, kemacetan kerap terjadi karena minimnya pengaturan arus lalu lintas dan lemahnya tindakan tegas terhadap pengemudi truk.
“Kemacetan sering terjadi di jalur tersebut karena kurangnya pengawasan jalan dan banyaknya truk yang melintas. Seharusnya pihak berwenang lebih memperhatikan kondisi jalan dan mengatur lalu lintas dengan lebih baik,” tambahnya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Unit Turjagwali Satlantas Polres Lebak, Ipda Asep Supriadi, memastikan telah melakukan patroli untuk menertibkan truk yang parkir sembarangan.
Ia menjelaskan penyebab kemacetan utama adalah perbaikan jalan dan penyekatan yang dilakukan Polres Serang di jalur menuju Serang.
“Penyekatan boleh dibuka jam 21.00 WIB. Sedangkan truk pasir dan tanah sudah mulai masuk sejak jam 19.00, yang akhirnya parkir di bahu jalan menunggu buka penyekatan di Multikon jam 21.00 WIB,” jelasnya.
Asep memastikan kondisi arus lalu lintas kini sudah lancar berkat pengaturan ketat dari Satlantas Polres Lebak.
“Sudah lancar sekarang. Diatur tiap malam oleh Satlantas. Penyebabnya adalah penyekatan Polres Serang di Multikon dan perbaikan rel di Citeras,” tandasnya.
Editor: Merwanda











