SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah titik di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B bocor ketika hujan. Untuk itu, Pemprov Banten berencana akan merenovasi masjid tersebut.
Ketua DKM Masjid Raya Al-Bantani, EA Deni Hermawan mengatakan, masjid itu sudah berusia 17 tahun sejak dibangun pada 2008. “Bagaimana struktur betonnya dan bangunannya perlu kita lihat kembali. Rencana renovasi itu pemberian atap untuk memaksimalkan sound dan pendinginan,” ujarnya.
Deni juga berharap, renovasi yang akan dilakukan Pemprov itu nantinya akan membuat para jamaah lebih nyaman saat beribadah. Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mempunyai niat agar jamaah semakin nyaman beribadah di Masjid Al-Bantani.
“Semakin nyaman dan suaranya bagus, serta tidak bocor dan lainnya. Intinya mudah-mudahan masjid ini dapat representatif,” tutur pria yang juga merupakan Asda III Pemprov Banten ini.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan, Pemprov Banten akan melakukan renovasi pada sejumlah titik di Masjid Raya Al-Bantani, untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat beribadah.
“Itu atapnya belum selesai, terus bocor, suaranya juga mendengung. Jadi kita akan tata agar bagus, ramah anak, dan ramah lingkungan,” ungkapnya.
Dimyati juga mengajak semua pihak untuk bisa membantu Pemprov Banten dalam membuat rancangan renovasi Masjid Raya Al-Bantani. “Coba siapa yang bisa membuat rancangan yang bagus agar Masjid Al-Bantani bagus, indah dan elok,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak











