CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Tahapan seleksi administrasi calon direksi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri resmi rampung pada Senin 14 Juli 2025.
Seleksi berkas berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB di hadapan Panitia Seleksi (Pansel) yang terdiri dari unsur pemerintah, profesional, dan akademisi.
Anggota Pansel dari unsur akademisi, Syaiful Bahri, mengungkapkan total ada 12 pelamar yang mengikuti seleksi, terdiri dari empat pelamar posisi Direktur Utama dan delapan pelamar untuk posisi Direktur Operasional dan Kepatuhan.
“Semua berkas diperiksa sangat teliti. Kami mengikuti ketentuan dari Kementerian Dalam Negeri dan OJK, bukan dari OJK saja,” ujar Syaiful saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Selasa 15 Juli 2025.
Hasilnya, dari empat pelamar Direktur Utama, satu dinyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak memiliki pengalaman di bidang perbankan syariah. “Itu jadi syarat penting, dan sudah diatur dalam ketentuan resmi,” katanya.
Sementara dari delapan pelamar untuk posisi Direktur Operasional dan Kepatuhan, hanya empat orang yang memenuhi syarat administrasi.
“Mayoritas yang gugur tidak punya sertifikasi direksi dari OJK. Bahkan ada yang tidak menyertakan SKCK maupun dokumen lain yang diwajibkan,” jelasnya.
Syaiful menambahkan, seleksi ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari Banten. “Sekitar empat atau lima pelamar berasal dari luar Banten. Artinya, posisi ini menarik secara nasional,” ucapnya.
Tahapan berikutnya adalah seleksi uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap para kandidat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Editor: Bayu Mulyana











