CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon, Robinsar, blak-blakan soal langkah tegasnya dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Ia mengaku telah melakukan koreksi dan revisi terhadap sejumlah program dinas yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Robinsar saat memberikan sambutan pada kegiatan Riung Mungpulung memperingati HUT ke-80 RI di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Jumat (15/8).
“Mohon maaf, mungkin pejabat eselon dua dan tiga agak asem mulanya karena kemarin anggarannya kita coret-coret semua,” kata Robinsar, yang disambut riuh tawa undangan.
Menurutnya, hingga saat ini sudah lima organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipanggil untuk membedah rancangan APBD 2026.
Dari pembahasan itu, sejumlah program yang dinilai tidak memiliki keberpihakan kepada masyarakat langsung dicoret dan diganti dengan program yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
“Prinsipnya, dalam segi anggaran, satu rupiah pun semuanya harus bermuara untuk mensejahterakan masyarakat Cilegon,” tegasnya.
Robinsar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah, mulai dari DPRD hingga kalangan industri.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder, anggota DPRD, dan industri yang telah beriringan bekerja sama. Semoga kekompakan ini terus berjalan hingga akhir masa jabatan kami. Insyaallah, kami tidak ada kepentingan apapun. Tujuan kami betul-betul kembali kepada masyarakat,” tuturnya.
Langkah tegas Robinsar ini disebut sebagai upaya memastikan APBD 2026 fokus pada program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Editor: Bayu Mulyana










