SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Banten menggelar pertemuan rutin. Kegiatan bulanan itu dilangsungkan di aula kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, pekan lalu.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua IAD Wilayah Banten Winda Siswanto dan seluruh pengurus dan anggota IAD Wilayah Banten.
Ketua IAD Wilayah Banten Winda Siswanto mengatakan, pertemuan rutin IAD merupakan wadah silaturahmi anggota dan evaluasi program. “Kami juga berdiskusi dan evaluasi program, mulai dari pembahasan isu-isu terkini terkait program IAD dan juga urusan lainnya. Jadi tidak hanya seremonial ajang berkumpul semata,” kata Winda.
Dalam menjalankan roda organisasi, ia mengakui, akan ditemukan berbagai kendala yang disampaikan oleh para ketua bidang dan anggota IAD. Untuk itu ia mengimbau agar segera dicari solusinya.
“Melalui pertemuan rutin ini, salah satu upaya kita untuk memecahkan kendala-kendala itu. Tidak hanya urusan organisasi, saya selalu mengingatan kepada seluruh anggota tidak perlu sungkan untuk memberitahu dan berkonsultasi kepada saya untuk dibicarakan supaya mendapat solusinya. Tidak perlu menunggu pertemuan seperti ini, agar kendala-kendala yang ditemukan tidak berlarut dan segera menemukan solusinya,” terang Winda.
Peran IAD, lanjutnya, sangat startegis dalam mendukung kinerja Kejaksaan. Ia pun berharap, anggota IAD mampu memberikan kontribusi besar dan menjaga marwah Kejaksaan.
“Anggota IAD dimana pun berada harus mampu beradaptasi dengan baik dengan masyarakat. Kita akan menjadi sorotan publik di manapun berada. Lembaga yang menaungi anggota melekat. Jangan sampai kinerja Kejaksaan yang sudah bagus, tercoreng oleh perbuatan anggota IAD,” tegas Winda.
Sekretaris IAD Wilayah Banten Erni Alamsyah menambahkan, pertemuan rutin ini juga digunakan untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan perilaku anggota IAD. “Anggota harus menjadi dan menjaga marwah organisasi IAD. Peran anggota IAD bukan hanya sebatas pendamping saja, tapi lebih dari itu. Ketua selalu menekankan kepada seluruh anggota IAD Wilayah Banten untuk menjaga diri di manapun berada,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak kepada seluruh anggota IAD Wilayah Banten untuk bijak dalam menggunakan nedia sosial. “Hati-hati dalam bermedsos. Gunakan medsos untuk hal-hal positif. Dampaknya sangat besar bila kita melakukan kesalahan,” tutup Erni. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











