SERANG – Tumbuh kembang balita dan kesehatan ibu hamil (bumil) menjadi perhatian Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Banten. Organisasi istri dan keluarga pegawai Kejaksaan ini memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu hamil melalui Posyandu binaan IAD.
Saat mengunjungi Posyandu Jeruk 2 di Kampung Calincing Lebak, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, pekan lalu, Bidang Sosial dan Budaya (Sosbud), IAD Wilayah Banten, memberikan makanan tambahan, melakukan penimbangan berat badan bayi dan balita, pengukurun tinggi badan bayi dan balita, pemeriksaan ibu hamil, dan pemberian vitamin.
Ketua Bidang Sosbud, IAD Wilayah Banten, Eva Faiq mengatakan, keberadaan Posyandu memegang peranan sangat besar, terutama dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Program ini sebagai bentuk perhatian IAD Wilayah Banten terhadap kesehatan balita beserta ibu hamil. Posyandu (Jeruk 2-red) ini merupakan mitra binaan kami. Kami menilai, keberadaan Posyandu di tengah masyarakat itu sangat penting. Sebagai pendeteksi dini masalah kesehatan bayi, balita, dan ibu hamil,” kata Eva.
IAD Wilayah Banten juga melakukan penyuluhan kesehatan gizi dan memantau langsung perkembangan Posyandu binaannya. “Kami memantau Posyandu mitra binaan kami, apakah itu informasi kesehatannya atau kebutuhan dan fasilitasnya,” jelas Eva.
Pembinaan Posyandu, lanjutnya, selaras dengan misi IAD. Yaitu, mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan mendukung dan meningkatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita melalui Posyandu binaan. Sinergitas ini akan terus ditingkatkan supaya kesehatan masyarakat di sekitar Posyandu Binaan semakin terjamin,” tegas Eva.
Anggota Bidang Sosbud, IAD Wilayah Banten, Silvi Rauf menambahkan, Posyandu binaan IAD sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. “Ke depan, kami ingin lebih baik lagi dalam pembinaan dan pendampingan agar keberadaan Posyandu binaan IAD Wilayah Banten dapat lebih dirasakan lagi manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.
Tidak hanya fokus terhadap kesehatan, kegiatan ini juga diharapkan bisa mempererat hubungan IAD Wilayah Banten dengan masyarakat. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta mempererat hubungan silaturahmi antara IAD dan masyarakat,” ujar Silvi. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











