LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Banjir luapan sungai Cibareno, Desa Cibareno, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, menyebabkan mobil pick up milik warga hanyut terbawa banjir pada Senin 27 Oktober 2025 lalu.
Diketahui hujan deras sampai saat ini, masih terjadi di wilayah Lebak Selatan. Hujan deras mengakibatkan sungai Cibareno meluap deras.
“Untuk Cilograng informasinya hanya ada mobil yang kebawa hanyut ke Sungai Cibareno,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama, kepada RADARBANTEN.CO.ID saat berada di sekolah, Rabu 29 Oktober 2025.
Febby membenarkan, bahwa saat ini debit air memang meluap karena kondisi air sedang hujan belum reda. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam kejadian banjir hanya ada mobil saja terbawa hanyut.
“Karena pada saat itu air sungai Cibareno sedang meluap dan posisi mobil ada di bantaran pinggiran sungai,” katanya.
Selain di Cilograng, Relawan BPBD Kecamatan Pangarangan, Herdiana, menyebutkan bahwa banjir juga terjadi wilayah pangarangan.
“Air sempat naik hingga setinggi 40 sentimeter dan merendam sekitar 70 rumah warga. Tapi sekarang sudah surut dan kondisi mulai normal,” jelasnya.
Herdiana menambahkan, seluruh warga yang terdampak banjir dalam keadaan aman. “Kami sudah memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. Beberapa warga hanya mengalami kerugian ringan seperti perabot rumah tangga yang rusak terendam,” ujarnya.
Reporter : Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











