CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID– Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) babak belur setelah diamuk massa di Lingkungan Gudang, Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Rabu malam, 26 November 2025. Warga menuduh pria itu hendak menculik anak.
Namun Polres Cilegon menegaskan bahwa tidak ditemukan unsur penculikan dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah anak berteriak setelah melihat pria tak dikenal di sekitar permukiman.
Warga yang mendengar teriakan langsung keluar rumah. Massa kemudian mengejar pria tersebut.
Warga lalu memukuli pria itu hingga terjatuh. Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
Ketua RW setempat, Ahmad, langsung melerai amukan warga. Ia mengamankan korban ke halaman rumahnya.
“Pas kami amankan, kondisinya sudah babak belur,” ujar Ahmad.
Ahmad kemudian melapor ke pihak kepolisian. Ia khawatir massa kembali bertindak brutal.
Tak lama kemudian, Piket KSPK dan Unit Reskrim Polsek Cilegon tiba di lokasi. Bhabinkamtibmas Jombang Wetan juga ikut mengamankan situasi.
Petugas mendapati pria tersebut tanpa identitas. Ia berbicara tidak jelas dan menunjukkan perilaku yang mengarah ke ODGJ.
Untuk meredakan situasi, polisi mengevakuasi pria itu ke Polsek Cilegon. Polisi memberikan penanganan awal kepada korban.
Setelah itu, polisi berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Petugas lalu memindahkan korban ke Rumah Singgah Cikerai.
Kasihumas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, membantah isu penculikan yang beredar di warga.
“Tidak ditemukan indikasi penculikan,” kata Sigit.
Ia menegaskan bahwa pria tersebut diduga ODGJ dan kini sudah dalam penanganan Dinas Sosial.
Sigit mengimbau warga tidak main hakim sendiri. Ia juga meminta warga tidak langsung percaya pada informasi yang belum pasti.
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan langsung melapor jika ada hal mencurigakan,” tegasnya.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Aas Arbi











