LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak hingga hari ini masih melakukan verifikasi korban gempa di Kabupaten Lebak. Kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui angka pasti kerusakan akibat bencana alam yang terjadi berturut-turut sejak Selasa (23/1) hingga Jumat (26/1) lalu tersebut mengalami kendala akibat cuaca yang buruk.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan, Pemkab Lebak menurunkan tim verifikasi yang terdiri dari 40 personel. Verifikasi tersebut dilakukan dari tanggal 27 hingga 29 Januari.
“Selain faktor cuaca, lokasi yang sulit pun ikut menjadi kendala,” ujar Kaprawi, Senin (29/1).
Berdasarkan data sementara BPBD Lebak, hasil verifikasi sementara kerusakan bangunan terdampak gempa mencapai 1.614 unit dengan rincian 1.156 unit bangunan mengalami rusak ringan (RR), 227 unit bangunan rusak sedang(RS), dan 231 unit bangunan rusak berat(RB).
Proses verifikasi dilakukan berdasarkan dengan peraturan kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Sosial.
“Penilaian atau verifikasi ini berdasarkan perhitungan dari Kementerian PUPR dan Kemensos yang perhitungannya sudah dipadukan. Artinya, pemerintah daerah melakukan verifikasi ini dengan aturan dan menyampaikan bahwa ini yang rusak ringan, sedang dan berat,” ujarnya.
Kaprawi berharap hari ini data hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim sudah bisa diketahui, sehingga pemerintah memiliki data untuk menyalurkan bantuan terhadap korban. (Omat/twokhe@gmail.com)









