SERANG – Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Banten 2017 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten, bekerjasama dengan Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar Election Application Challenge (Apps Challenge) atau perlombaan membuat aplikasi pemilu.
Ketua KPU Provinsi Banten, Agus Supriyatna menjelaskan, pada Pilkada saat ini, pemilih di Provinsi Banten merupakan jumlah pemilih terbanyak di antara seluruh daerah yang menyelenggarakan Pilkada tahun ini dengan jumlah 7,8 juta pemilih, dengan 30 persennya yaitu pemilih pemula.
“Melihat pemilih pemula sebanyak itu, kita berpikir perlu adanya program yang bisa menarik perhatian mereka. Kita tahu pemilih pemula yang tak lain adalah generasi masa kini, generasi yang sangat dekat dengan teknologi informasi,” ujar Agus Supriyatna saat ditemui di Kantor KPU Banten, Cipocok, Kota Serang, Jumat (11/11).
Agus menambahkan, selain untuk meningkatkan partisipasi pemilih, perlombaan aplikasi ini pun digelar untuk menciptakan Pilkada yang menyenangkan sekaligus mendidik para pemilih dan masyarakat Provinsi Banten.
Agus melanjutkan, dalam perlombaan ini, peserta diminta membuat aplikasi yang dikhususkan mengenai berbagai seluk beluk Pilkada Banten 2017 dengan sistem operasi berbasis iOS, Android, Windows Phone, dan website. “Perlombaan ini terklasifikasi ke dalam dua kategori yaitu kategori umum, dalam hal ini peserta diberi keleluasaan untuk merancang aplikasi berkaitan dengan berbagai informasi mengenai Pilkada Banten mulai dari profil kandidat, visi misi, program, daftar pemilih, dan lainnya,” papar Agus.
Sedangkan untuk kategori kedua, yaitu kategori games. Dalam kategori ini peserta diberikan ruang untuk mengaktualisasi dan berkreasi membuat aplikasi permainan yang dapat menarik pemilih. “Waktunya dari 7 November 2016, sampai 5 Desember 2016,” ujarnya.
Di tempat yang sama, salah satu Komisioner KPU RI, Sigit Pamungkas mengaku mengapresiasi inisiatif KPU Banten, Perludem, dan UMN tersebut untuk melaksanakan program ini. Menurutnya ini suatu hal yang baik untuk mendorong keterlibatan publik dalam memastikan keterlibatan masyarakat dalam Pilkada.
“Apps Challenge pernah diinisiasi secara nasional untuk Pemilu 2014. Ini bagaimana memanfaatkan teknologi informsi. Pada kesempatan itu partisipasi publik sangat banyak terlihat, sangat antusias. Itu suatu awalan yang baik,” ujarnya.
Menurutnya, para pemilih pemula merupakan generasi milenial yaitu generasi yang menggunakan gadget untuk memenuhi kebutuhan informasi. “Mereka besar dalam lingkup teknologi. Sehingga kebutuhan informasi mereka serap dari teknologi informasi. Dan perlombaan seperti ini sangat cocok untuk mereka,” katanya. (Bayu)










