slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Love Story: Kandas, Cintaku Diselimuti Dendam

Redaksi by Redaksi
08-11-2016 11:06:52
in Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

DILANDASKAN dendam, Rahmat (30), tega mempermainkan hati Ipah (29), keduanya nama samaran, yang sempat menjadi istri sahnya. Sifat Ipah yang super manja dan cemburuan, dijadikan Rahmat sebagai alasan untuk bercerai. Padahal, usia pernikahan mereka baru seumur jagung. Ternyata alasan di balik itu, Rahmat masih menyimpan perasaan benci pada masa silam. Rahmat pernah dibuat sakit hati oleh Ipah yang berparas cantik jelita.

Rahmat yang sejatinya cinta mati terhadap Ipah, ternyata hanya mendapat penolakan mentah-mentah. Kejamnya Ipah, penolakan disertai kata-kata kasar dan cercaan terhadap Rahmat. Lantaran itu, Rahmat saat itu merasa terhina. Efeknya, terlintas dibenak warga Pandeglang tersebut mencari cara membalas sakit hatinya. “Ya itu, dia, cerai balasannya. Padahal, saya lagi sayang-sayangnya,” aku Ipah dengan mata berlinang mengenang pengalaman pahitnya pertama kali membina berumah tangga saat berbagi cerita dengan wartawan.

Baca Juga :

Love Story: Bosan, Ibu dan Istri Tak Akur

Love Story: Suami Tua dan Keras Kepala, Ampun!

Love Story: Awalnya Iba, Lama-lama Cinta

Love Story: Cemburu Kok ke Anak Sendiri Sih!

Menikahi Ipah memang menjadi bagian dari rencana Rahmat. Rahmat sepertinya begitu memahami perasaan wanita. Jika sudah dapat madunya, pastilah sang hawa akan luluh lantak dan tunduk selamanya. Benar saja, hal itu pun terjadi kepada Ipah yang merasakan sakit hati teramat dalam ketika ditinggalkan Rahmat. Ipah tak sadar jikalau Rahmat adalah lelaki yang pernah ditolaknya semasa masih duduk di bangku sekolah tingkat menengah.

Ipah dipertemukan kembali dengan Rahmat setelah keduanya masuk jenjang kuliah di universitas yang sama di Serang. Mungkin, karena penampilan Rahmat berubah menjadi lebih nyentrik atau bagaimana, membuat Ipah terpana dan melupakan sosok Rahmat yang dulu pernah ditolaknya. Yang jelas, pesona Rahmat sudah menghipnotis Ipah sejak pertama kali bertemu. Ipah makin kesengsem dengan gaya Rahmat yang begitu gentle. Awal kenalan, Rahmat tak banyak bicara, orangnya langsung to the poin. Ipah sampai tak bisa menolak ajakan Rahmat untuk berkenalan dan berniat mengenal lebih jauh.

“Pokoknya, bedalah, waktu itu aku langsung suka aja lihat Mas Rahmat. Orangnya ganteng, penampilannya gaul, ditambah pake motor sport, makin gagah aja,” terangnya. Aw aw aw. Ternyata matrealistis juga.

Hanya berselang satu bulan, keduanya makin intens bertemu dan sering komunikasi melalui ponsel dan medsos, sampai antar jemput pulang kuliah. Hal itu membuat Ipah tak bisa lagi menolak permintaan Rahmat yang ingin melanjutkan hubungan ke arah yang lebih serius. Seperti buaya yang keluar dari sarangnya, setelah menjalin asmara, Rahmat sengaja bertahan dengan sikap manja Ipah dan menuruti apa kata Ipah selama pacaran. Tentunya dengan maksud agar Ipah merasa Iba dan luluh nantinya. Pada akhirnya, Ipah benar-benar jatuh cinta kepada Rahmat.

“Awal hubungan, saya manja banget sama Mas Rahmat. Apa-apa maunya diturutin, tapi Mas Rahmat mau saja nurutin saya. Enggak tahu kalau di balik itu semua ada tujuan menceraikan saya,” jelasnya. Wow… strategi yang jitu. Waktu itu, Ipah percaya saja karena sikap Rahmat cukup meyakinkan dan menjanjikan.

Setelah lulus kuliah, Rahmat diterima di perusahaan properti. Dengan kelihaian Rahmat menjual produk, membuat karirnya terus meningkat sampai dipromosikan menempati posisi jabatan strategis. Beda dengan Ipah yang masih berkutat dengan nasibnya sebagai marketing biasa. Tentu saja, hal itu menjadi kabar menggembirakan bagi Ipah dan mulai menikmati statusnya sebagai pacar Rahmat. Terlebih, ketika Rahmat berniat melamar dan ingin melepaskan masa lajangnya bersama Ipah. Alangkah bahagianya Ipah. “Hari itu menjadi momen paling indah pokoknya. Enggak pernah terpikir kalau rumah tangga kita pada akhirnya kandas juga,” keluhnya.

Awal menikah, tentunya memberikan kesan istimewa bagi keduanya. Apalagi, untuk kali pertama mereka melakukan prosesi buka-bukaan hingga berpangku tangan pada malam pertama. Jangan salah, meskipun manja, Ipah termasuk wanita yang mampu menjaga kehormatan. Begitu sih pengakuannya.

“Selama pacaran, paling kita sebatas ngobrol saja,” akunya. Masa sih? Nempel kali dikit-dikit mah. “Sumpah Mas, keluarga saya termasuk fanatik agama. Bahkan, Mas Rahmat adalah pacar pertama saya. Sebelumnya, enggak pernah pacaran. Enggak pernah ada yang tahan kalau sudah kenal orangtua saya,” tegasnya. Iya deh percaya.

Merasa makin sayang, Ipah menjadi banyak melarang ini itu, baik di rumah maupun di tempat kerja Rahmat. Namun, Rahmat hanya diam dan terus mengumbar senyum di depan Ipah, mungkin karena belum pada puncak rencananya. “Di apa-apain juga, Rahmat nurut saja. Jadinya, saya makin sayang dan cemburuan, takut kehilangan,” ucapnya.

Setelah tiga bulan usia pernikahan, dimana masa-masa itu menjadi masa paling indah bagi pasangan muda yang baru menjalani rumah tangga, justru menjadi awal petaka setelah Rahmat menjalankan aksinya. Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba saja Rahmat menceraikan Ipah. Padahal, saat itu Ipah tengah mengandung. Sikap over protektif dan sikap manja Ipah dijadikan pokok permasalahan utama. Tentu saja, Ipah kaget dan tak percaya. Namun, melihat sikap Rahmat yang seolah sudah tak perduli lagi dengan semua permintaan Ipah, serta mulai bersikap acuh tak acuh, menunjukkan bahwa ada sesuatu dibalik keputusannya yang terbilang mendadak tersebut. “Sakit rasanya Mas, tiba-tiba saja minta cerai. Saya heran, kita enggak pernah ada masalah. Alasannya, sikap saya manja. Padahal saya jawab mau berubah, tapi Mas Rahmat tetap dengan pendiriannya,” terangnya.

Sampai akhirnya, Rahmat mengaku bahwa tujuan menikahi Ipah hanya untuk membalas dendam atas sakit hatinya dulu. “Saya bilang, yang lalu biarlah berlalu, kita buka lembaran baru. Pernyataan saya itu tak pernah lagi didengarkan, siapa yang enggak marah,” terangnya. Mungkin, Allah berkehendak lain Mbak. Sabar saja.

Meski sakit, pada akhirnya Ipah mau menandatangani surat perceraian yang diajukan Rahmat. Menurutnya, dipertahankan pun percuma. “Kalau suami sudah enggak cinta, hambar rasanya,” ucapnya. Sejak perceraian itu, Ipah mengurus bayi dalam kandungannya dibantu orangtua sampai sang jabang bayi lahir.

Namun, dengan wajah manis yang dimiliki Ipah, tak butuh waktu lama untuk menemukan sosok pengganti ayah baru untuk anaknya. “Alhamdulilah, saya punya suami yang lebih baik. Walaupun, kalau lihat anak suka ingat sama Mas Rahmat. Mudah-mudahan, bisa segera melupakan masa kelam itu,” harapnya. Iya dong Mbak, sudah waktunya move on. Pengalaman pahit itu bukan untuk dikenang. Ya salam. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story November
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

4G LTE Telkomsel Kini Hadir di Kota Serang

Next Post

Rano: Menang Tanpa Harus Memaksa

Related Posts

Umum

Love Story: Bosan, Ibu dan Istri Tak Akur

by Redaksi
Rabu, 30 November 2016 10:06

JOY (30), nama samaran, asli Pandeglang, sudah dibikin pusing tujuh keliling oleh sikap istrinya, sebut saja Jenny (29), warga Tangerang....

Read moreDetails

Love Story: Suami Tua dan Keras Kepala, Ampun!

Love Story: Awalnya Iba, Lama-lama Cinta

Love Story: Cemburu Kok ke Anak Sendiri Sih!

Love Story: Suami Bau Badan, Mana Tahan

Love Story: Istri Melantur, Karier Suami Hancur

Love Story: Tahu Diri, Suami Mau Apa Juga Pasrah

Love Story: Cemburu kok Sama Tukang Ojek?

Love Story: Karena Gendut, Cari Suami Asal Cabut

Love Story: Indahnya Selingkuhan Tak Seindah Suami

Next Post
Rano: Menang Tanpa Harus Memaksa

Rano: Menang Tanpa Harus Memaksa

Sopir Pick Up Rayu Gadis 16 Tahun Masuk Kamar Hotel di Kota Serang

Satgas Kesti TTKKDH Banten Mendukung Rano-Embay

Satgas Kesti TTKKDH Banten Mendukung Rano-Embay

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

Rabu, 3 Juni 2026 18:48

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

Rabu, 3 Juni 2026 18:19

Disperindag dan Krakatau Steel Kunjungi PT Alnoirda Putra Baja, Dorong Hilirisasi Industri UMKM di Cilegon

Rabu, 3 Juni 2026 18:18

Kecamatan Tigaraksa Tangerang Gelar Penguatan Posbakum di 12 Desa dan 2 Kelurahan

Rabu, 3 Juni 2026 18:16

Kepala Kantah Tangsel Larang Keras Pungutan Liar dalam Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 18:15

DPRD Banten Mulai Bahas Perda Anti Bullying

Rabu, 3 Juni 2026 18:14

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

Rabu, 3 Juni 2026 18:48

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

Rabu, 3 Juni 2026 18:19

Disperindag dan Krakatau Steel Kunjungi PT Alnoirda Putra Baja, Dorong Hilirisasi Industri UMKM di Cilegon

Rabu, 3 Juni 2026 18:18

Kecamatan Tigaraksa Tangerang Gelar Penguatan Posbakum di 12 Desa dan 2 Kelurahan

Rabu, 3 Juni 2026 18:16

Kepala Kantah Tangsel Larang Keras Pungutan Liar dalam Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 18:15

DPRD Banten Mulai Bahas Perda Anti Bullying

Rabu, 3 Juni 2026 18:14

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 3 Juni 2026 18:48

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Serang akan segera melauching layanan digital untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Nantinya ada aplikasi...

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

by Nurandi
Rabu, 3 Juni 2026 18:19

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aplikasi transportasi online dan ekosistem digital karya anak bangsa, JAM Street, terus memperkuat eksistensinya di Provinsi Banten....

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak